Jeda singkat tengah mewarnai kalender MotoGP menyusul rampungnya seri panas di Sirkuit Mandalika, Indonesia. Para pebalap kini bersiap menghadapi rangkaian tiga balapan beruntun yang melelahkan di Australia, Malaysia, dan Qatar. Sejumlah figur penting di kelas utama langsung memutuskan kembali ke Eropa, sementara sebagian lainnya memilih memanfaatkan waktu luang untuk memperpanjang masa tinggal mereka di kawasan Asia guna meminimalisasi kelelahan akibat perbedaan zona waktu yang ekstrem.
Langkah taktis tersebut turut diambil oleh sang pemimpin klasemen sementara, Jorge Martin. Alih-alih bolak-balik benua sebelum perjalanan berat menuju Phillip Island untuk seri Australia, pebalap asal Spanyol itu memilih menetap sejenak di Indonesia bersama kekasihnya, Maria. Ia memadukan agenda pemulihan fisik dengan sesi latihan intensif di sela-sela waktu senggangnya di Asia. Namun, situasi mendadak berubah ketika pebalap berjuluk Martinator itu mengunggah sebuah foto melalui akun media sosial pribadinya pada hari Rabu, yang memperlihatkan dirinya tengah menerima cairan infus dengan disertai keterangan singkat mengenai adanya masalah kesehatan.
Kabar tersebut langsung memancing tanda tanya besar di kalangan penggemar balap motor internasional. Pihak manajemen Aprilia kemudian memberikan konfirmasi resmi kepada Speedweek bahwa pebalap andalan mereka itu menderita infeksi saluran pencernaan atau gangguan lambung. Guna mempercepat proses pemulihan fisik, seorang dokter dipanggil langsung untuk mengunjungi apartemen pribadinya pada Rabu malam guna memberikan infus vitamin agar kondisinya segera pulih seperti sedia kala.
Meskipun baru saja mengalami gangguan kesehatan yang cukup menguras tenaga, etos kerja pebalap berusia 28 tahun ini sama sekali tidak mengendur. Ia dikenal sebagai sosok yang jarang mengambil waktu istirahat secara total dan tetap menjalankan program latihan fisik yang ketat setiap harinya, baik melalui sesi bersepeda jarak jauh maupun latihan di pusat kebugaran. Pihak pabrikan asal Noale itu pun tidak berniat membatasi atau menghalangi rutinitas latihan sang pebalap, mengingat ambisi besar yang sedang mereka kejar di paruh musim krusial ini.
Baca Juga Johann Zarco Siap Kembali ke MotoGP di Aragon Setelah 100 HariPengalaman matang dalam menghadapi tekanan perebutan gelar juara dunia menjadi modal berharga bagi sang pebalap Spanyol. Ia sebelumnya telah membuktikan kapasitas mentalnya tatkala sukses merengkuh titel juara dunia MotoGP 2024 melalui pertarungan sengit hingga seri-seri penutup di luar Eropa melawan Francesco Bagnaia. Dengan keunggulan pengalaman tersebut, insiden gangguan pencernaan ini diyakini tidak akan banyak mengganggu fokus utamanya dalam mempertahankan posisi puncak klasemen menuju balapan akhir pekan mendatang di Phillip Island.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!