Setelah absen selama hampir dua bulan akibat masalah kesehatan yang misterius, pebalap asal Spanyol, Joan Mir, akhirnya dipastikan akan melakukan comeback yang sudah sangat dinantikan pada akhir pekan ini di ajang MotoGP Malaysia. Juara dunia kelas primer tahun 2020 tersebut harus menepi dari lintasan balap dalam waktu yang cukup panjang, yang menyebabkannya melewatkan rangkaian seri penting di berbagai negara.

Kondisi fisik yang tidak memungkinkan memaksa pebalap bernomor motor andalan itu untuk absen dari Grand Prix di Austria, Jepang, Indonesia, dan Australia. Situasi ini sempat membuat garasi Honda mengalami krisis pebalap yang cukup parah. Pada tiga balapan awal dari periode absennya, pabrikan asal Jepang tersebut harus memutar otak dengan menurunkan tiga pebalap pengganti yang berbeda, yakni Takaaki Nakagami, Somkiat Chantra, serta pebalap penguji Aleix Espargaro.

Namun, situasi semakin pelik ketika balapan memasuki seri di Phillip Island, Australia. Tidak satupun dari tiga pebalap pengganti tersebut yang dapat diturunkan. Pukulan telak bagi skuad pabrikan berlambang sayap tunggal itu semakin nyata karena rekan setimnya, Luca Marini, juga terpaksa absen akibat terserang penyakit. Akibat krisis tersebut, tim pabrikan Honda tidak dapat menurunkan satu pun motor pada sesi balapan sprint hari Sabtu, sebuah momen yang menjadi salah satu titik nadir bagi pabrikan sebesar mereka musim ini.

- Advertisement -
Advertisement

Menatap balapan di Sepang, secercah harapan kini mulai kembali menyinari garasi tim. Joan Mir menyatakan kesiapannya untuk kembali menguji kapasitas motor RC213V setelah mendapatkan lampu hijau dari tim medis. Melalui pernyataan resminya pada hari Selasa, pebalap asal Mallorca tersebut menceritakan bagaimana perjuangannya untuk bisa pulih sepenuhnya dari penyakit yang hingga kini tidak disebutkan secara rinci diagnosis medisnya kepada publik.

"Es war keine einfache Zeit, dan saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua orang di sekitar saya yang telah membantu saya untuk tetap fokus dan bekerja keras demi mencapai tujuan akhir," ujar Joan Mir dalam pernyataan resminya. Ia menambahkan bahwa dirinya telah melakukan persiapan dengan mengendarai berbagai jenis motor di kampung halamannya sebelum akhirnya dokter memberikan izin untuk kembali berlomba.

Baca Juga Pedro Acosta Incar Kemenangan Motegi, Rasakan Sensasi 2024

Sirkuit Internasional Sepang dianggap sebagai tempat yang sangat ideal bagi sang pebalap untuk memulai kembali adaptasinya dengan kecepatan tinggi kelas premier. Kenangan manis masa lalu turut menyertai langkahnya kembali ke Malaysia, mengingat musim lalu ia mampu menunjukkan performa impresif di atas kuda besi pabrikan Jepang tersebut. Ia menilai bahwa karakter lintasan Sepang yang sudah sangat dikenal akan membantunya beradaptasi dengan lebih cepat setelah tujuh pekan lamanya tidak menyentuh motor balap.

"Sepang adalah lintasan yang memiliki kenangan indah bagi saya dan juga bagi kami di Honda, dan saya rasa ini adalah keputusan yang tepat untuk kembali di sirkuit yang sangat akrab ini," ungkap sang pebalap. Fokus utamanya pada akhir pekan ini bukanlah langsung memburu podium, melainkan mengembalikan feeling berkendara, menyatu kembali dengan ritme tim, dan menyelesaikan setiap sesi latihan hingga balapan utama.

Selain kembalinya Joan Mir, kubu pabrikan juga berharap pebalap Italia lainnya, Luca Marini, sudah pulih sepenuhnya sebelum sesi latihan bebas pertama dimulai pada hari Jumat. Berdasarkan keterangan resmi dari tim, proses pemulihan berjalan ke arah yang positif, meskipun kepastian mutlak mengenai keikutsertaannya baru akan diputuskan melalui pemeriksaan medis lanjutan pada hari kamis ini.