Pembalap Lando Norris harus menghadapi insiden yang tidak biasa di atas podium setelah meraih kemenangan gemilang pada Grand Prix Sao Paulo di sirkuit Interlagos. Jagoan McLaren ini tampil nyaris tanpa cela untuk mengalahkan rival utamanya dari Red Bull, Max Verstappen, dalam balapan yang berjalan sangat ketat dan menegangkan.

Meskipun meraih hasil maksimal, satu-satunya kesalahan kecil yang dilakukan oleh sang pemenang terjadi pada awal balapan ketika ia sempat kehilangan posisi terdepan dari Andrea Kimi Antonelli. Namun, drama langsung terjadi di tikungan pertama ketika Antonelli mengalami spin, yang kemudian dimanfaatkan dengan baik oleh Norris untuk merebut kembali posisi puncak dan mengontrol jalannya balapan hingga garis finis.

Kegembiraan atas kemenangan ketiganya musim ini seketika berubah menjadi momen menggelikan ketika perayaan khas di atas podium berujung pada kecelakaan kecil. Norris mencoba melakukan selebrasi ikoniknya dengan menghantamkan botol sampanye ke lantai untuk menciptakan cipratan yang lebih besar, sebuah ritual yang telah ia lakukan sejak masa balap juniornya.

- Advertisement -
Advertisement

Nahas, botol tersebut justru pecah berkeping-keping saat menghantam permukaan podium, mengirimkan serpihan kaca ke berbagai arah dan menyisakan bagian atas botol yang patah di tangan sang pembalap. Tidak berhenti sampai di situ, situasi semakin kacau ketika ia tampak berjalan mendekati area kembang api dan nyaris terkena efek piroteknik di atas panggung.

Beruntung, tidak ada cedera serius yang dialami oleh juara dunia 2025 tersebut dalam insiden yang dengan cepat menjadi viral di berbagai platform media sosial. Mengomentari teknik selebrasinya di masa lalu, ia sempat menjelaskan bahwa trik utamanya adalah menggunakan botol yang sangat tebal dan kuat, meski kali ini perhitungan tersebut meleset.

Kejadian ini bukanlah yang pertama kalinya bagi sang bintang McLaren mengalami insiden saat merayakan kemenangan, mengingat ia pernah tak sengaja memecahkan trofi porselen buatan tangan milik Verstappen di Grand Prix Hungaria 2023. Terlepas dari drama perayaan tersebut, kemenangan di Interlagos memiliki arti yang sangat besar bagi perjalanan kariernya musim ini.

Baca Juga Kengerian Leclerc di Singapura: Mobil Rem Sendiri di Tikungan

Merefleksikan perjuangannya di atas lintasan, ia mengungkapkan bahwa balapan kali ini berjalan sangat berat dengan berbagai tantangan kondisi cuaca yang rumit, termasuk transisi menggunakan ban slick di atas trek yang basah. Kunci suksesnya hari itu adalah menjaga ketenangan, menghindari kesalahan fatal, serta memaksimalkan kecepatan saat dibutuhkan.

"Ini adalah balapan yang sangat berat, sangat-sangat berat," ujar sang pemenang menggambarkan perjuangannya akhir pekan ini. Ia juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh anggota tim yang terus bekerja keras di balik layar untuk memberikan paket mobil yang kompetitif sepanjang musim.

"Akhir pekan ini kami memiliki peluang untuk meraih pole dan kemenangan, dan saya merasa sebagian besar kesempatan tahun ini mampu kami eksekusi dengan baik. Sangat menyenangkan bisa kembali ke podium tertinggi di tempat yang luar biasa ini," imbuhnya menutup evaluasi balapan.

Lando Norris di podium GP Brasil
Lando Norris merayakan kemenangan di GP Brasil. (Crash.net)