Panggung balap Moto2 di Sirkuit Internasional Lusail, Doha, menyajikan drama yang luar biasa intens sepanjang akhir pekan. Alex Escrig yang membela tim Forward Racing tampil menggebrak sejak sesi kualifikasi hari Sabtu dengan mengamankan posisi start terdepan atau pole position. Di belakangnya, Manuel Gonzalez dari Intact GP sempat menempati posisi kedua, sementara Izan Guevara dari Pramac harus puas berada di baris ketiga start setelah hanya mencatatkan waktu tercepat ketujuh.

Namun, situasi berubah drastis menjelang malam hari ketika FIM MotoGP Stewards menjatuhkan sanksi penalti turun tiga posisi grid kepada delapan pembalap akibat dinilai melaju terlalu lambat di garis balap ideal atau slow riding selama sesi Q2. Hukuman tersebut turut menimpa para kandidat juara dunia seperti Gonzalez dan Guevara, yang masing-masing harus rela turun ke posisi kelima dan kesepuluh. Beruntung bagi Escrig, catatan waktunya bersih dari investigasi sehingga ia tetap berhak memimpin barisan terdepan didampingi oleh Daniel Holgado dan Celestino Vietti.

Ketika lampu start padam, persaingan langsung berjalan sengit di Tikungan 1. Holgado melakukan start luar biasa untuk merebut pimpinan lomba, namun Escrig langsung memberikan reaksi cepat dan merebut kembali posisi teratas selepas tikungan pertama. Insiden langsung terjadi ketika Collin Veijer mengalami kecelakaan di tikungan pembuka, membuka jalan bagi Gonzalez untuk naik ke posisi ketiga sebelum kemudian mendapat tekanan hebat dari pembalap-pembalap lain yang tampil sangat agresif sejak lap awal.

- Advertisement -
Advertisement

Pertarungan di barisan depan semakin memanas seiring bertambahnya jumlah putaran. Escrig sempat mencoba melepaskan diri dan memperlebar jarak keunggulan di depan, sementara di kelompok tengah terjadi aksi salip-menyalip yang melibatkan Ivan Ortola, David Alonso, serta Manuel Gonzalez. Ortola menunjukkan performa impresif dengan merangsek naik dari barisan belakang secara konstan, memberikan tekanan mental yang luar biasa kepada para pesaing utamanya di zona 10 besar.

Baca Juga FP2 Moto2 Aragon: Gonzalez Tercepat, Veijer Kuat di P5

Memasuki paruh kedua balapan, tensi di lintasan sama sekali tidak mengendur. David Alonso berhasil memangkas jarak signifikan dengan Escrig yang tadinya memimpin cukup nyaman, sementara Holgado terus menjaga ritme kompetitifnya untuk mengamankan peluang podium. Drama terus menimpa pembalap-pembalap unggulan hingga lap-lap akhir, di mana ketahanan fisik, konsistensi ban, serta ketepatan strategi menjadi penentu utama siapa yang berhak berdiri di atas podium tertinggi di Doha.