Pandeglang, Nusantara Media – Kejadian memalukan kembali mencoreng destinasi wisata favorit di Banten. Sebuah keluarga asal Jakarta, mengalami dugaan pungutan liar (pungli) oleh oknum pengelola di kawasan Pantai Carita, Pandeglang. 

Kejadian ini viral di media sosial Instagram dan platform lain pada Maret 2026, memicu kemarahan netizen.
 

Menurut pengakuan korban, keluarga tersebut sudah membayar tiket masuk area pantai sebesar Rp50.000 per orang serta biaya parkir mobil Rp20.000. Namun, tiba-tiba seorang pria berpakaian seragam (diduga oknum pengelola) mendekati dan meminta "uang kebersihan" tambahan. 

- Advertisement -

Saat ditanya apakah pungutan itu resmi dan masuk ke kas pengunjung atau pengelola, oknum tersebut mengaku "iya" tapi terkesan mengelak dan marah ketika dimintai penjelasan lebih lanjut.


Korban sempat menanyakan:
"Apakah uang kebersihan ini dibebankan ke pengunjung selaku pembayar tiket masuk dan parkir?"
"Uang tiket masuk yang sudah dibayar itu kemana? Apakah tidak mencakup kebersihan pantai?"
Oknum tersebut akhirnya kesal dan hanya bilang "udah pak, udah lah, gamau ngasih yaudah" sambil pergi, meninggalkan keluarga korban dalam kebingungan dan rasa dirugikan.


Kasus ini menambah daftar panjang keluhan pungli di Pantai Carita, yang sebelumnya juga sempat viral terkait pungutan jembatan bambu (Rp5.000 per orang) pada 2023-2025, hingga ditangani polisi dan dibongkar.

 Netizen ramai mempertanyakan transparansi pengelolaan dana tiket masuk dan retribusi wisata di kawasan tersebut, serta menuntut tindakan tegas dari Dinas Pariwisata Kabupaten Pandeglang dan Polda Banten agar wisatawan tidak terus dimintai pungutan tidak resmi.


Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari pihak pengelola Pantai Carita terkait insiden terbaru ini. Korban berencana melaporkan kejadian ke aparat setempat.