Pecinta Formula 1 terbelah menyikapi rentetan pesan radio Lewis Hamilton yang frustrasi kepada tim Ferrari selama Grand Prix Belanda di Zandvoort. Juara dunia tujuh kali itu kemudian meminta maaf secara terbuka.

Hamilton melampiaskan kekesalannya lewat radio tim saat merasa terhambat oleh rekan setimnya, Charles Leclerc, yang menjalani strategi berbeda. Ia juga sempat bertanya apakah dirinya dijadikan "kelinci percobaan" ketika ingin masuk pit untuk mengganti ban keras, tetapi tim memintanya bertahan di lintasan.

Ungkapan kekesalan itu memicu beragam reaksi di media sosial. Sebagian penggemar membela Hamilton dan justru menyalahkan dinding pit Ferrari yang dinilai kurang tegas dalam mengambil keputusan. Seorang netizen di Reddit menulis, "Dinding pit Ferrari yang seharusnya minta maaf; mereka harus jelas menyuruh Charles untuk 'box' atau bertukar posisi dengan Lewis satu lap sebelumnya."

- Advertisement -
Advertisement

Yang lain menilai Hamilton sebaiknya menahan diri dan meluapkan kekesalannya secara privat, bukan di siaran langsung. "Aku benci melihat hinaan ini disiarkan. Itu tidak menghormati tim yang memberikan mobil terbaik kedua di grid. Simpan untuk pertemuan tatap muka, saat kamera tidak menyorotmu, Lewis," komentar seorang pengguna.

Baca Juga Antonelli: Mercedes Bukan Lagi Mobil Tercepat di F1 2026

Hamilton pun buka suara dalam pesan kepada para penggemar. Ia mengakui bahwa komentarnya di radio dan televisi bukanlah versi terbaik dari dirinya. "Saat emosi memuncak, frustrasi bisa keluar, terutama ketika kamu sangat peduli. Tapi itu bukan versi terbaik dari diriku," tulisnya.

"Aku bertanggung jawab atas itu dan akan menjadi lebih baik. Gairah itu datang dari keyakinan pada tim ini, orang-orang di dalamnya, dan apa yang sedang kita bangun bersama. Arahnya jelas. Keyakinannya ada. Dan perjuangan masih terus berlanjut," pungkas Hamilton.