Lewis Hamilton mengaku frustrasi setelah sesi sprint qualifying GP Belanda berakhir mengecewakan. Pembalap Ferrari itu hanya mampu menempati posisi ketujuh di Zandvoort, tertinggal setengah detik dari rekan setimnya, Charles Leclerc, yang melesat ke posisi ketiga.

Pemblokade jalan di lap pemanasan oleh Gabriel Bortoleto disebut Hamilton turut memengaruhi persiapan ban, namun yang lebih mengkhawatirkan adalah perubahan karakter mobilnya. Padahal di sesi latihan bebas pertama, Lewis Hamilton tampil meyakinkan dan menunjukkan ritme yang menjanjikan.

"P1 terasa bagus. Kami melakukan penyesuaian kecil pada mobil, tapi saat kualifikasi, mobilnya terasa benar-benar berbeda," ujar Hamilton. "Kami perlu mencari tahu apa yang salah dan melakukan yang terbaik besok. Kami akan menganalisis data dan menentukan langkah selanjutnya."

- Advertisement -
Advertisement

Leclerc, yang tampil konsisten sejak awal, justru menyebut lap kualifikasinya sebagai yang terbaik musim ini. "Ini lap kualifikasi terbaik saya tahun ini dan itu berarti kami melakukan sesuatu yang benar dengan feeling mobil," kata Charles Leclerc. "Sayangnya kami kehilangan pole, tapi setidaknya kami berada dalam persaingan."

Baca Juga Honda Ungkap Getaran Ekstrem Mesin Aston Martin

Dengan hasil ini, Hamilton semakin tertinggal dalam perburuan gelar. Ia kini terpaut 50 poin dari pemimpin klasemen Andrea Kimi Antonelli, sementara George Russell yang akan start dari pole menempel ketat. Balapan sprint 24 lap pada Sabtu akan menjadi momentum penting bagi Hamilton untuk bangkit, meski ia harus memulai dari barisan keempat.