Haas F1 Team kembali menggelar sesi Testing of Previous Cars (TPC) di Portimao, Portugal, pada 26-28 Agustus. Tiga pembalap muda—Ryo Hirakawa, Leonardo Fornaroli, dan Rafael Camara—bergantian menggeber mobil VF-25 di sirkuit yang akrab dengan kalender MotoGP tersebut. Langkah ini mempertegas bahwa pabrikan asal Amerika Serikat itu serius mempersiapkan komposisi pembalap untuk musim 2027.

Keputusan ini muncul di tengah hiruk-pikuk silly season Formula 1 yang mulai memanas pasca libur musim panas. Sementara Oliver Bearman dipastikan bertahan, masa depan Esteban Ocon justru menjadi sorotan. Haas memang tidak menutup diri untuk mengevaluasi semua opsi yang ada, dan tes di Portimao menjadi bagian dari rencana besar itu.

Menariknya, ketiga pembalap yang diuji membawa profil berbeda. Hirakawa adalah pembalap cadangan Haas yang juga juara Le Mans, sementara Fornaroli adalah juara F2 2025 yang kini menjadi pembalap pengembangan McLaren. Adapun Camara, yang tengah bersaing di papan atas F2, merupakan jebolan akademi Ferrari. Kombinasi pengalaman dan bakat muda ini memberi Haas gambaran luas tentang kualitas yang bisa mereka rekrut.

- Advertisement -
Advertisement

Ini bukan kali pertama Haas memanfaatkan TPC untuk menguji pembalap. Bulan lalu, mereka memberi kesempatan kepada Sho Tsuboi dan Nirei Fukuzumi, yang mendapat dukungan Toyota, di Fuji. Pola ini menunjukkan Haas sedang aktif memetakan pasar pembalap, bukan sekadar menunggu nama-nama besar yang tersedia.

Baca Juga Netflix Rilis Film Schumacher '94: Kelahiran Sang Legenda

Prinsipal tim, Ayao Komatsu, menegaskan bahwa timnya tidak terburu-buru mengambil keputusan. "Kami tidak dalam tekanan waktu. Fokus kami adalah mendukung Ollie dan Esteban untuk tampil maksimal," ujarnya di Zandvoort. Ia juga menyebut bahwa minat banyak pembalap untuk bergabung adalah sebuah pujian, meski performa Haas saat ini belum kompetitif.

Keputusan final untuk line-up 2027 kemungkinan baru akan diumumkan menjelang akhir musim. Haas memang terkenal kerap menjadi tim terakhir yang mengumumkan susunan pembalapnya. Dengan stabilitas di tim lain, pendekatan hati-hati ini bisa jadi strategi cerdas untuk mendapatkan paket terbaik.