Badai besar tengah menghantam pabrikan asal Jepang, Yamaha, di ajang Kejuaraan Dunia FIM Supersport (WorldSSP). Di tengah bursa transfer yang bergerak dalam tempo tinggi, pabrikan berlambang garpu tala itu terancam kehilangan tiga nama pilar penting sekaligus menjelang musim kompetisi mendatang. Situasi ini memicu kepanikan internal menyusul kabar hengkangnya tim sukses asal Belanda, Ten Kate Racing, yang disebut-sebut bakal menyeberang ke pabrikan asal Tiongkok, QJ Motor, mulai musim 2027.
Meskipun skuad asal Nieuwleusen tersebut belum memberikan konfirmasi resmi terkait kepindahan mereka, gelombang kejut telah dirasakan langsung oleh petinggi Yamaha. Konsekuensi dari hengkangnya Ten Kate Racing tidak berhenti pada hilangnya salah satu struktur tim paling kompetitif di grid. Pembalap andalan mereka, Can Oncu, secara tegas menyatakan niatnya untuk mengikuti jejak tim yang membawanya bersinar tersebut dan meninggalkan struktur Yamaha demi mencari petualangan baru.
Situasi pelik ini semakin diperparah dengan situasi kontrak sang juara dunia kelas Supersport, Albert Arenas. Pembalap asal Spanyol yang saat ini memegang status elite dan membela skuad pimpinan Andrea Quadranti itu tampaknya enggan memperpanjang masa baktinya. Berdasarkan informasi valid dari dalam paddock, Arenas diprediksi bakal segera mengumumkan kepindahannya ke pabrikan Tiongkok lainnya, CFMOTO, yang sedang jor-joran melakukan ekspansi besar-besaran di kejuaraan balap motor berbasis produksi massal.
Di tengah krisis hilangnya figur-figur krusial tersebut, secercah harapan mendadak muncul dari sosok pembalap berbakat asal Spanyol. Nama Jeremy Alcoba kini mencuat sebagai kandidat kuat penyelamat muka Yamaha untuk mengisi kursi kosong yang ditinggalkan para pendahulunya di dalam struktur tim Andrea Quadranti.
Ironisnya, kepastian masa depan Alcoba sempat berada di ujung tanduk setelah posisinya di skuad Kawasaki Puccetti Racing dipastikan terdepak menyusul keputusan Manuel Puccetti merekrut Jaume Masia untuk musim 2027. Kendati sempat menerima kabar buruk mengenai masa depannya dari sang majikan saat ini, respons yang ditunjukkan oleh sang pembalap justru di luar dugaan dan berbuah manis di atas lintasan.
Baca Juga Matt Stone Tegaskan Masa Depan Zach Bates di SupercarsAlcoba mendadak tampil kesetanan dengan memborong tiga kemenangan dari empat balapan terakhir yang dilakoninya. Catatan impresif tersebut mencakup pencapaian gemilang berupa kemenangan ganda di Sirkuit Cremona serta tambahan satu podium tertinggi yang diraihnya pada balapan hari Minggu di Estoril. Berbagai kemenangan sensasional itu diraihnya di tengah situasi pelik tanpa kejelasan kontrak untuk musim depan.
Kini, gelombang gejolak internal yang melanda kubu pabrikan Iwata berpotensi menemukan jalan keluar yang ideal. Kehadiran sosok pembalap yang tengah naik daun tersebut diyakini mampu menjadi angin segar sekaligus penambal lubang besar yang ditinggalkan oleh para pilar utama Yamaha di pentas WorldSSP.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!