KOBI, Nusantara Media – Kejadian mengerikan mengguncang warga Kecamatan Seram Utara Timur Kobi, Kabupaten Maluku Tengah. Sebuah janin bayi laki-laki berusia sekitar 7 hingga 8 bulan ditemukan dalam kondisi mengenaskan di semak-semak bekas kantor pertanian yang tak terawat, Jumat (17/4/2026) sore.
Janin tersebut ditemukan dengan tubuh utuh yang terpisah dari kepala (jarak sekitar setengah meter), lengkap dengan setumpuk ari-ari (plasenta). Tubuh kecil itu dibungkus menggunakan daun pisang, semakin menambah kesan tragis dan keji atas peristiwa ini.
Warga yang terkejut langsung melaporkan penemuan tersebut ke Kantor Polisi Subsektor Kobi. Penyelidik Polsubsektor Kobi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pada pukul 19.00 WIT di hari yang sama. Karena kondisi sudah gelap, petugas terpaksa menggunakan cahaya dari handphone (HP) untuk menerangi lokasi.
Menurut Kasi Humas Polres Maluku Tengah, IPTU Ahmad Yani Rumasoreng, hasil olah TKP awal menunjukkan bahwa janin tersebut diduga kuat korban aborsi. Di lokasi TKP ditemukan bukti-bukti penting, antara lain:
- Setumpuk darah di ruang kamar mandi bekas kantor pertanian.
- Sebuah rok panjang bercak darah di bagian luar samping bangunan.
- Sebuah celana dalam warna putih juga berlumuran darah, berjarak sekitar 2,5 meter dari rok panjang.
- Janin dan ari-ari di area semak-semak belakang kantor.
Saat olah TKP dilakukan, janin sudah tidak lagi berada di posisi semula. Penyelidik hanya menemukan pakaian-pakaian berdarah tersebut.
Penyelidik juga telah meminta keterangan dari dokter di Puskesmas Morokay yang memeriksa janin. Dokter menyatakan janin berjenis kelamin laki-laki, usia kehamilan kurang lebih 7-8 bulan, dengan kondisi kepala terpisah dari tubuh.
Saat ini tim penyelidik Polres Maluku Tengah sedang intensif mengumpulkan informasi dan memburu pelaku di balik aksi aborsi ilegal yang kejam ini. Polisi mengimbau kepada siapa pun yang mengetahui informasi terkait untuk segera melapor ke pihak berwenang.
Peristiwa ini sontak membuat warga Kobi dan sekitarnya was-was serta prihatin. Banyak yang mengecam keras tindakan tidak manusiawi tersebut terhadap calon bayi yang hampir lahir.
Polisi masih terus mendalami kasus ini untuk mengungkap pelaku dan motif di balik penemuan janin tragis di Kobi, Maluku Tengah.
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!