Persahabatan di luar lintasan Formula 1 sering kali melahirkan diskusi mendalam yang jarang diketahui publik, dan inilah yang dialami oleh pembalap Gabriel Bortoleto. Di tengah kesibukan kalender balap yang padat, pembalap asal Brasil tersebut kerap menghabiskan waktu luangnya dengan berkompetisi dalam sesi balap virtual secara daring bersama bintang Max Verstappen. Di balik keseruan dan gelak tawa dalam dunia game simulator tersebut, terselip obrolan serius mengenai bagaimana membangun sebuah tim balap yang kompetitif dan siap meraih gelar juara dunia di masa depan.
Dilansir dari Motorsport.com, Gabriel Bortoleto yang kini memperkuat skuad pabrikan Audi secara aktif memanfaatkan kedekatannya dengan sang juara dunia empat kali untuk menggali pengalaman berharga. Dalam sesi-sesi permainan online yang mereka lakukan, Bortoleto dengan cermat bertanya mengenai fase-fase awal pertumbuhan Red Bull Racing sebelum bertransformasi menjadi kekuatan dominan di kasta tertinggi ajang balap monopost. Baginya, wawasan semacam ini sangat krusial mengingat posisinya saat ini yang sedang merintis jalan bersama proyek ambisius Audi di Formula 1.
Musim ini menandai perjalanan penting bagi Bortoleto sebagai bagian dari skuad pabrikan yang tengah berbenah. Hingga pertengahan musim, ia berada di peringkat ke-15 klasemen sementara kejuaraan dunia pembalap dengan raihan 10 poin. Sementara itu, tim Audi sendiri menempati posisi kedelapan dalam klasemen konstruktif, berkat kombinasi kerja keras dan perolehan poin yang dikumpulkan oleh dirinya serta sang rekan setim berpengalaman, Nico Hulkenberg, yang sedikit unggul dengan koleksi 13 poin di tabel klasemen.
Dalam pengakuannya kepada media, Bortoleto menegaskan bahwa obrolan strategis tersebut mengalir secara natural di sela-sela konsentrasi mereka pada permainan simulator. "Saya sering berbicara dengan Max," ujar Gabriel Bortoleto. "Tentu saja, detailnya tetap di antara kami, tetapi kami sering berbicara tentang bagaimana perasaan saya, bagaimana perkembangan saya, apa yang saya inginkan dari Audi, dan bagaimana kemajuan kami sebagai sebuah tim. Saya mengajukan pertanyaan kepadanya tentang apa yang ia alami di Red Bull sebelum memenangkan kejuaraan dunia: seperti apa keadaannya, bagaimana cara kerja tim."
Pertanyaan-pertanyaan krusial tersebut sering kali muncul secara spontan di tengah ketegangan balapan virtual yang mereka jalani bersama. Bagi sang pembalap muda, aktivitas gaming tidak hanya berfungsi sebagai sarana melepas penat dari tekanan kompetisi resmi, tetapi juga menjadi ruang diskusi informal yang sangat produktif. "Hal-hal ini terkadang terlintas di kepala saya saat kami bermain, jadi saya bertanya kepadanya," ucap Bortoleto, sambil menambahkan bahwa aktivitas tersebut adalah cara utamanya untuk menyegarkan pikiran tanpa harus merasa terbebani oleh atmosfer paddock yang kaku.
Baca Juga Hamilton Alami Kegagalan Rem di Spanyol, Ferrari Angkat BicaraLatar belakang karier Gabriel Bortoleto sendiri terbilang sangat cemerlang sebelum menginjakkan kaki di grid Formula 1. Ia sukses mengamankan gelar juara Formula 3 pada musim 2023, yang kemudian disusul dengan pencapaian sensasional menjuarai Formula 2 pada 2024, di mana saat itu Isack Hadjar menjadi rival terdekatnya dalam perebutan gelar, sementara Kimi Antonelli harus puas finis di posisi keenam. Deretan prestasi gemilang di kategori junior tersebut membuka pintu bagi dirinya untuk mengamankan kursi balap Formula 1, yang awalnya dimulai bersama Sauber sebelum akhirnya bertransisi penuh menjadi tim pabrikan Audi.
Kini, kedua sahabat karib di dunia virtual ini bersiap mengalihkan fokus mereka kembali ke lintasan nyata akhir pekan ini. Gabriel Bortoleto dan Max Verstappen akan segera kembali beraksi di atas aspal dalam rangkaian Grand Prix Amerika Serikat yang bergengsi di Sirkuit Americas, Austin. Publik tentu akan menantikan apakah pelajaran berharga yang dipetik dari ruang simulasi game ini mampu diterjemahkan oleh sang pembalap muda ke dalam performa kompetitif yang semakin matang di atas lintasan balap sesungguhnya.

Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!