Federasi Automobil Internasional atau FIA secara resmi meluncurkan sebuah survei global yang ditujukan kepada para penggemar balap di seluruh dunia. Langkah strategis ini diambil guna mengumpulkan berbagai masukan penting yang nantinya akan menjadi fondasi utama dalam merancang serta mengembangkan regulasi generasi berikutnya untuk ajang balap mobil tur. Dalam inisiatif terbaru ini, sebuah kelas baru yang dirancang agar lebih hemat biaya atau cost-effective sedang dipertimbangkan secara serius oleh otoritas tertinggi motorsport dunia tersebut, dengan penekanan kuat pada relevansi teknologi dan hiburan di lintasan balap.
Berdasarkan keterangan resmi dari pihak federasi, regulasi baru yang sedang digodok ini diproyeksikan bakal menghadirkan deretan kendaraan yang tidak hanya memukau dan spektakuler untuk disaksikan secara langsung, tetapi juga menuntut keahlian tinggi untuk dikemudikan oleh para pembalap. Mobil-mobil tersebut juga dipastikan harus mampu menciptakan persaingan yang sangat ketat dan sengaja dirancang untuk memfasilitasi aksi salip-menyalip jarak dekat di berbagai sirkuit. Waktu yang diberikan bagi para pecinta balap untuk berpartisipasi tergolong sangat singkat, di mana seluruh pengisian formulir masukan dan tanggapan akan resmi ditutup pada tanggal 25 Oktober mendatang.
Survei global ini sifatnya terbuka secara universal dan tidak dibatasi oleh wilayah geografis tertentu. Pihak federasi secara aktif mendorong seluruh komunitas penggemar dari berbagai belahan dunia untuk menyuarakan pandangan, kritik konstruktif, serta gagasan mereka demi kemajuan disiplin balap ini. Legenda ajang British Touring Car Championship sekaligus Presiden Komisi Mobil Tur Alan Gow, memberikan penekanan yang sangat mendalam mengenai betapa krusialnya partisipasi aktif serta suara dari para penonton setia di tribun maupun di depan layar televisi.
"FIA sedang mencari pendapat dari para penggemar mobil tur saat mulai mempertimbangkan seperti apa bentuk generasi mobil tur FIA berikutnya," ujar Alan Gow menjelaskan visi jangka panjang dari komisi yang dipimpinnya. Ia menambahkan bahwa berbagai masukan berharga yang terkumpul dari para suporter setia akan sangat membantu dalam menjamin agar kendaraan masa depan tetap relevan dengan perkembangan zaman serta mempertahankan popularitasnya di kancah internasional. "Paling penting, mereka harus mempertahankan atau bahkan meningkatkan pertarungan jarak dekat yang seru dan mendebarkan yang menjadi ciri khas dari balap mobil tur yang hebat, sambil tetap menjaga kontrol biaya yang ketat," imbuhnya.
Senada dengan pandangan tersebut, Direktur Olahraga Sirkuit Senior FIA Marek Nawarecki menegaskan bahwa keterlibatan publik memiliki nilai yang sangat krusial dalam proses pengambilan keputusan strategis tingkat tinggi. Menurutnya, arah perkembangan masa depan dari balap mobil tur tidak boleh hanya ditentukan secara sepihak oleh kalangan pejabat federasi, para pabrikan otomotif, maupun tim peserta saja, melainkan harus melibatkan langsung orang-orang yang selama ini memadati tribun penonton, menyaksikan siaran langsung di rumah, dan mengikuti perkembangan olahraga ini secara global.
Baca Juga Kemenangan Ricky Collard di BTCC Terancam Penalti Berat"Masa depan balap mobil tur harus dibentuk tidak hanya oleh pejabat, pabrikan, dan tim, tetapi juga oleh orang-orang yang mengisi tribun, menonton siaran, dan mengikuti olahraga ini di seluruh dunia," tutur Marek Nawarecki menegaskan pentingnya suara akar rumput. Sebagai badan pengatur resmi olahraga otomotif dunia, pihaknya ingin mendengar aspirasi tersebut secara langsung tanpa perantara. Survei ini dinilai memberikan kesempatan yang sangat langka bagi para pencinta kecepatan untuk ikut ambil bagian secara langsung dalam menentukan arah masa depan dari bentuk balap yang sangat spektakuler ini.
Sebagai kilas balik sejarah regulasi, platform TCR telah diakui dan didukung penuh oleh badan pengatur tertinggi dunia sebagai landasan balap mobil tur sejak tahun 2018 silam. Keputusan tersebut diambil menyusul berakhirnya era Kejuaraan Mobil Tur Dunia FIA atau World Touring Car Championship beserta regulasi teknis TC1 yang sebelumnya sempat mendominasi. Kendaraan dengan spesifikasi TCR sempat pula diandalkan untuk ajang Piala Mobil Tur Dunia sebelum akhirnya posisinya digantikan oleh tur dunia TCR pada tahun 2023, yang kemudian kembali mendapatkan pengesahan resmi dari badan pengatur pada musim 2024 ini.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!