Ajang balap motor paling bergengsi di dunia bersiap menyongsong salah satu seri paling emosional dalam kalender musim ini. Fabio Quartararo meyakini bahwa akhir pekan balapan di Sirkuit Phillip Island akan menghadirkan atmosfer yang sangat berbeda dan sarat makna. Pasalnya, kejuaraan dunia balap motor ini akan mengakhiri era panjangnya di sirkuit ikonik tersebut pada tahun 2026 mendatang, sebelum akhirnya memindahkan penyelenggaraan Grand Prix Australia ke Adelaide mulai musim 2027.
Meskipun memiliki catatan sejarah yang tidak terlalu istimewa di lintasan tepi laut tersebut dengan hasil terbaik finis di posisi kesembilan di kelas utama, pembalap asal Prancis itu tetap menatap tantangan ini dengan penuh antusiasme. Sirkuit Phillip Island selama ini dikenal luas sebagai salah satu mahakarya dalam kalender balap berkat karakter tikungan cepat yang menuntut keberanian tinggi serta kondisi cuaca yang terkenal sangat tidak bisa diprediksi oleh siapa pun.
Menghadapi rangkaian akhir pekan yang krusial ini, sang juara dunia memanfaatkan waktu libur jeda paruh musim untuk memulihkan kondisi fisik dan mentalnya secara maksimal. Ia merasa bahwa karakteristik lintasan ini sama sekali tidak memiliki duplikat di tempat lain, sehingga momen perpisahan sementara ini layak dirayakan dengan cara yang istimewa di hadapan para penggemar setianya.
"Saya menikmati pekan libur dan menggunakan waktu tersebut untuk memulihkan tenaga sebelum menghadapi balapan-balapan terakhir musim ini," ujar Fabio Quartararo mengungkapkan persiapannya menjelang akhir pekan balapan.
"Phillip Island adalah sirkuit yang sangat unik dibandingkan dengan sebagian besar trek yang kami kunjungi. Ini juga terakhir kalinya kami akan balapan di sini, jadi akan terasa istimewa untuk merasakan atmosfernya sekali lagi."
"Tentu saja, saya akan mengerahkan 100 persen kemampuan saya seperti biasa," imbuhnya menegaskan komitmen penuh untuk memberikan penampilan terbaik bagi tim pabrikan Iwata di sisa musim kompetisi.
Sementara itu, rekan setimnya di skuad Monster Energy Yamaha, yakni Alex Rins, memiliki memori dan rekam jejak yang jauh lebih manis di lintasan bersejarah tersebut. Pembalap asal Spanyol itu pernah menorehkan tinta emas dengan meraih kemenangan sensasional di Phillip Island pada musim 2022 ketika masih membela pabrikan Suzuki, sebuah pencapaian yang membuat tempat ini memiliki tempat khusus di hatinya.
Baca Juga Daftar Pemenang MotoGP Sepanjang Masa Usai GP Aragon 2026Menanggapi transisi besar yang akan terjadi pada masa depan balapan di Australia, Alex Rins tidak bisa menyembunyikan rasa emosionalnya. Ia menyadari betul betapa pentingnya arti dari setiap putaran roda yang akan ia jalani di atas aspal sirkuit yang menguji nyali para ridres kelas dunia tersebut sepanjang akhir pekan ini.
"Saya sangat senang bisa kembali ke Phillip Island," ungkap Alex Rins. "Ini adalah trek yang selalu saya nikmati, dan saya memiliki banyak kenangan indah di sini dari berbagai tahapan karier saya."
"Tata letaknya fantastis. Membalap di sini akhir pekan ini, mengetahui bahwa ini adalah akhir pekan MotoGP terakhir kami di Phillip Island, membuat putaran ini menjadi lebih signifikan, jadi saya ingin menikmati setiap putaran sambil tetap fokus melakukan pekerjaan yang baik untuk tim."
"Kami punya waktu untuk mempersiapkan diri selama jeda, dan sekarang saya tidak sabar untuk segera memulainya," pungkasnya menutup sesi bincang jelang balapan.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!