Sesi pemanasan atau warm up Grand Prix Qatar di sirkuit Losail menjadi panggung unjuk gigi bagi Fabio Di Giannantonio yang sukses mencatatkan waktu tercepat. Di tengah paddock yang kian menyusut akibat rentetan cedera dan situasi geopolitik, sesi penentuan terakhir ini dimanfaatkan para pebalap untuk melakukan penyetelan mikro pada kuda besi mereka sebelum lampu start utama dipadamkan.
Suasana pit lane terasa lengang akibat absennya sejumlah nama besar. Alex Marquez harus menepi lebih awal untuk menjalani operasi bahu kanan demi memulihkan kondisi fisiknya pascainsiden di Catalunya dan Malaysia. Sementara itu, pabrikan Yamaha secara resmi memutuskan membatalkan keikutsertaan mereka di Qatar demi keamanan menyusul eskalasi konflik yang memanas di kawasan Timur Tengah.
Derita di garasi tim kian bertambah setelah insiden horor yang melibatkan Pecco Bagnaia dan Fermin Aldeguer pada sesi Sprint Race hari Sabtu lalu. Pebalap andalan Ducati tersebut harus dilarikan ke rumah sakit akibat mengalami patah tulang pada kaki kanan, memaksanya terbang kembali ke Italia untuk meja operasi dan meninggalkan lubang besar dalam persaingan gelar akhir pekan ini.
Ketika lampu hijau menyala, mayoritas pebalap langsung tancap gas menjelajahi aspal Losail, meski beberapa nama memilih bersabar di dalam garasi. Jorge Martin terlihat masih membutuhkan asistensi mekanik saat mengenakan sarung tangan kanannya akibat kendala fisik sebelum akhirnya bergabung ke lintasan menyusul Marc Marquez yang memantau situasi dari box.
Persaingan langsung memanas ketika Marco Bezzecchi sempat mendikte catatan waktu tercepat di atas 1 menit 53,312 detik, dibayangi oleh barisan mesin KTM dan Enea Bastianini. Di sisi lain, drama teknis menimpa motor Jake Dixon dan Diogo Moreira yang sama-sama mengeluarkan kepulan asap putih pekat, memaksa kedua pebalap tersebut segera memarkirkan motor mereka ke area aman.
Baca Juga Francesco Bagnaia Alami Patah Tulang Kaki Usai Insiden Horor di QatarMenjelang detik-detik akhir durasi sesi, peta persaingan berubah drastis ketika Di Giannantonio melesat tajam dan membukukan catatan waktu impresif 1 menit 52,558 detik. Meskipun Bezzecchi sempat melakukan perbaikan catatan waktu di pengujung sesi, pebalap asal Italia tersebut tetap tak mampu mengejar kecepatan puncak Di Giannantonio hingga bendera finis berkibar.
Di barisan belakang kelompok terdepan, Pedro Acosta mengamankan posisi keempat yang solid, sementara Marc Marquez secara perlahan memperbaiki ritme balapnya untuk menutup posisi lima besar. Adapun Jorge Martin nyaris mengalami kecelakaan fatal di Tikungan 5 sebelum akhirnya mengamankan posisi finis di jajaran sepuluh besar sesi pemanasan.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!