SERANG ,Nusantara Media – Sebuah insiden membahayakan nyawa manusia terjadi di kawasan perbukitan Banten.

Seorang pria paruh baya dilaporkan terjatuh dari pohon saat sedang mencari buah melinjo (tangkil) di area medan terjal Gunung Gede, Kampung Cikebel, Desa Banyuwangi, Kecamatan Puloampel, Kabupaten Serang, Banten, pada Senin (22/6/2026) pagi.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami cedera parah pada bagian kaki dan terjebak di area pegunungan, sehingga membutuhkan evakuasi medis darurat dari tim penyelamat.

- Advertisement -

Peristiwa nahas ini menimpa Mad Rofei (50), seorang warga yang berdomisili di kawasan Pasar Kranggot, Kota Cilegon, Banten. Menurut informasi yang dihimpun di lapangan, korban mulai memanjat pohon melinjo sekitar pukul 07.00 WIB.

Nahas, karena medan Gunung Gede yang cukup curam dan terjal, korban kehilangan keseimbangan lalu terjatuh. Cedera kaki yang dialaminya membuat korban sama sekali tidak mampu berjalan atau turun secara mandiri dari lokasi kejadian.

Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Banten baru menerima laporan resmi mengenai kondisi membahayakan manusia ini pada pukul 10.25 WIB dari seorang warga bernama Fajar. Menanggapi laporan darurat tersebut, Kepala Kantor SAR Banten langsung bergerak cepat.Pada pukul 10.43 WIB,

satu tim rescue yang berkekuatan delapan personel langsung diberangkatkan menuju lokasi titik koordinat korban di 5°56'4.70" LS dan 106°4'27.50" BT. Jarak dari Kantor SAR Banten ke lokasi kejadian berkisar 17,8 kilometer dengan perkiraan waktu tempuh armada sekitar 42 menit.

"Tim rescue bergerak cepat menggunakan Rescue Car dan dilengkapi dengan berbagai fasilitas penyelamatan khusus, mulai dari peralatan mountaineering (panjat tebing), peralatan medis darurat, alat komunikasi, hingga motor trail untuk menembus medan yang sulit," tulis rilis resmi yang diterima media.

Hingga berita ini diturunkan, operasi SAR masih berlangsung di kawasan Gunung Gede, Puloampel. Beruntung, kondisi cuaca di sekitar lokasi kejadian terpantau cerah, sehingga sangat mendukung proses pergerakan tim rescue dalam mengevakuasi Mad Rofei dari atas bukit.

Pihak Basarnas Banten menyatakan akan terus memperbarui informasi mengenai perkembangan evakuasi korban secara berkala.