Peta persaingan kelas ringan kembali bergolak ketika Maximo Quiles sukses mengamankan kemenangan ke-11 musim ini di Grand Prix Malaysia yang berlangsung di Sirkuit Sepang. Pebalap asal Spanyol yang memperkuat tim Aspar tersebut menampilkan performa luar biasa di tengah cuaca panas menyengat, menandai kemenangan pertamanya sejak resmi mengunci gelar juara dunia musim 2026 ini. Memulai balapan dari posisi pole, Quiles sempat mendapat perlawanan ketat di fase awal sebelum akhirnya menemukan ritme terbaiknya dan melesat sendirian di depan meninggalkan para pesaing terdekatnya.
Jalannya balapan langsung menyajikan drama sejak lap-lap awal ketika David Almansa melakukan manuver agresif di sisi dalam untuk merebut pimpinan lomba. Pebalap Liqui Moly Dynavolt Intact GP itu sempat memimpin rombongan terdepan yang beranggotakan lima pebalap, menciptakan jarak tipis dari sisa pembalap di belakang. Namun, Quiles tidak tinggal diam; ia merespons dengan cepat dan mengambil alih pimpinan balapan untuk pertama kalinya pada lap keenam, sebelum akhirnya memutuskan untuk membuka jarak dan tak terkejar hingga garis finis dengan keunggulan 3,734 detik.
Di belakang sang juara dunia, pertarungan sengit justru tersaji dalam perebutan podium tersisa yang melibatkan empat pebalap secara dramatis. Almansa harus berjuang keras di dalam rombongan bersama pebalap muda Indonesia Veda Pratama, Alvaro Carpe, serta pahlawan tuan rumah Hakim Danish. Keempat pebalap ini saling bertukar posisi secara agresif tetapi tetap sportif, hingga akhirnya formasi mereka melebar saat memasuki lap terakhir balapan penutup di Sepang tersebut.
Veda Pratama berhasil memanfaatkan celah dengan sangat baik untuk naik ke posisi kedua saat memulai lap pemungkas. Sementara itu, Almansa yang sempat melakukan koreksi kecil untuk menyelamatkan motornya dari gocangan harus rela terpental keluar dari persaingan podium. Aksi saling salip dramatis antara Carpe dan Danish turut mewarnai tikungan-tikungan akhir, di mana kesalahan kecil yang membuat Danish sedikit melebar memastikan posisi kedua jatuh ke tangan debutan asal Asia tersebut.
Baca Juga Maximo Quiles Segel Gelar Juara Dunia Moto3 di GP Indonesia MandalikaPencapaian luar biasa ini sekaligus menjadi podium kedua bagi Veda Pratama sekaligus hasil terbaik sepanjang kariernya bersama Honda Team Asia. Di sisi lain, Alvaro Carpe harus puas finis di posisi ketiga untuk Red Bull KTM Ajo, memperpanjang catatannya sebagai pebalap dengan kunjungan podium terbanyak tanpa pernah meraih kemenangan. Hakim Danish yang mendapat dukungan penuh dari publik tuan rumah harus puas finis di tempat keempat untuk MT Helmets, sementara Almansa melengkapi posisi lima besar rombongan terdepan.
| Pos | Pebalap | Tim |
|---|---|---|
| 1 | Maximo Quiles | Aspar Team |
| 2 | Veda Pratama | Honda Team Asia |
| 3 | Alvaro Carpe | Red Bull KTM Ajo |
| 4 | Hakim Danish | MT Helmets |
| 5 | David Almansa | Dynavolt Intact GP |
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!