Setelah sempat melewatkan peluang pertamanya pada seri balap di Motegi, Maximo Quiles akhirnya berhasil mengukuhkan diri sebagai juara dunia Moto3 musim ini dengan cara yang sangat meyakinkan. Pebalap muda berbakat tersebut menampilkan performa luar biasa di atas lintasan, mendominasi jalannya balapan dari awal hingga akhir, dan memastikan mahkota juara dunia pertamanya jatuh ke tangannya di hadapan para penonton yang memadati Pertamina Mandalika International Street Circuit di Indonesia.
Ajang balap di Mandalika ini menjadi saksi bisu atas pencapaian luar biasa yang diraih oleh sang pebalap muda. Tidak hanya sekadar mengunci gelar juara dunia kelas ringan tersebut, pebalap andalan Aspar ini juga sukses mencatatkan rekor kemenangan ganda yang sangat gemilang. Dengan kemenangan dominan di Mandalika, ia berhasil mengamankan kemenangan kesepuluhnya sepanjang musim kompetisi tahun ini, sebuah catatan fantastis yang sekaligus menyamai rekor kemenangan terbanyak dalam satu musim milik Joan Mir pada tahun 2017 serta rekor legendaris milik Marc Marquez pada tahun 2010.
Sepanjang balapan berlangsung, pebalap muda yang dikenal sebagai anak didik dari sang juara dunia berkali-kali lipat tersebut tampil tanpa cela. Menjaga ritme balap yang sangat konsisten, ia perlahan-lahan mampu meninggalkan para pesaing terdekatnya di barisan depan. Hingga garis finis dikibarkan, ia sukses membangun keunggulan jarak yang sangat nyaman, yakni terpaut hingga tiga detik penuh dari pebalap di posisi kedua, David Almansa, yang harus puas mengekor di tempat kedua dalam balapan yang penuh ketegangan ini.
Sementara itu, persaingan di barisan belakang tidak kalah sengit dan dramatis. Pebalap yang merebut posisi pole position pada sesi kualifikasi, Brian Uriarte, harus berjuang sangat keras di atas lintasan setelah sempat mengalami kendala dan kemunduran posisi pada awal-awal balapan. Namun, semangat juang yang tinggi membawanya mampu bangkit kembali, melakukan aksi-aksi salip yang luar biasa, dan membelah barisan pebalap di depannya demi mengamankan satu tempat terakhir di atas podium kehormatan.
Baca Juga Quiles Menang Dramatis Moto3 Misano 2026, Almansa KecewaKeberhasilan di Mandalika ini tentu menjadi tonggak sejarah yang sangat penting dalam perjalanan karier balap profesional sang juara dunia baru ini. Dominasi yang ia tunjukkan sepanjang akhir pekan menegaskan bahwa masa depan dunia balap roda dua berada di tangan yang tepat. Dengan torehan rekor yang menyamai para legenda besar di masa lalu, namanya kini resmi tercatat sebagai salah satu talenta paling menjanjikan yang siap melangkah ke jenjang kompetisi yang lebih tinggi di masa mendatang.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!