Banten, Nusantara Media – Wisatawan Indonesia kini semakin mudah memastikan destinasi wisata yang aman dan legal. Kehadiran Balawista (Badan Penyelamat Wisata Tirta) atau petugas siaga wisata di lokasi menjadi indikator kuat bahwa objek wisata tersebut telah mengantongi izin usaha pariwisata resmi dari pemerintah.

Ade Ervin Ketua Umum Balawista Nasional menjelaskan , salah satu cara paling praktis bagi wisatawan untuk mengecek legalitas suatu tempat wisata adalah dengan melihat keberadaan petugas Balawista. Jika tersedia Balawista atau petugas keselamatan wisata yang siap siaga, wisatawan dapat merasa lebih terjamin keselamatannya selama beraktivitas. Sebaliknya, jika di suatu lokasi wisata tidak ada petugas Balawista sama sekali, besar kemungkinan tempat tersebut belum atau tidak mengantongi izin usaha pariwisata yang lengkap.

Balawista merupakan Badan Penyelamat Wisata Tirta yang berfungsi sebagai pemandu keselamatan pariwisata, khususnya di destinasi wisata air seperti pantai, sungai, dan danau. Mereka bertugas memberikan pertolongan pertama, pengawasan, pemanduan, serta memastikan wisatawan terhindar dari bahaya seperti arus kuat, kecelakaan renang, atau risiko lainnya. Balawista biasanya tersertifikasi dan bekerja sama dengan pemerintah daerah serta BPBD setempat.

- Advertisement -

Kehadiran Balawista tidak hanya menjamin aspek keselamatan, tetapi juga menjadi salah satu bukti bahwa pengelola objek wisata telah memenuhi persyaratan perizinan, termasuk Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) melalui sistem Online Single Submission (OSS) serta rekomendasi dari Dinas Pariwisata. Objek wisata berizin biasanya juga telah memenuhi standar lingkungan, keselamatan, dan pelayanan.

Wisatawan domestik maupun mancanegara semakin merasa nyaman karena tidak lagi kesulitan membedakan destinasi resmi dan liar. Pengelola wisata yang patuh pada aturan juga terdorong untuk meningkatkan kualitas layanan agar bisa menyediakan petugas siaga wisata profesional.

Indikator ini sangat relevan di seluruh Indonesia, terutama di destinasi wisata bahari populer seperti Bali, Pangandaran, Pandeglang, Garut, Buleleng, hingga berbagai pantai di Jawa dan Sumatera. Saat musim liburan seperti Lebaran, Natal, atau akhir tahun, keberadaan Balawista sering ditingkatkan untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung.

Sebelum berkunjung, wisatawan disarankan:

  • Mencari informasi resmi melalui situs Dinas Pariwisata setempat atau aplikasi pariwisata nasional.
  • Saat tiba di lokasi, perhatikan keberadaan petugas Balawista berpakaian seragam dengan atribut keselamatan.
  • Jika ragu, tanyakan langsung kepada petugas atau cek papan informasi resmi di lokasi.
  • Hindari lokasi tanpa pengawasan keselamatan yang jelas untuk mencegah risiko kecelakaan.

Dengan semakin banyaknya destinasi wisata baru, keselamatan dan legalitas menjadi prioritas utama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Kehadiran Balawista tidak hanya melindungi nyawa wisatawan, tetapi juga mendukung citra pariwisata Indonesia yang aman, nyaman, dan profesional di mata dunia.

Wisatawan Bijak Selalu prioritaskan keselamatan di atas keindahan. Pilih destinasi yang transparan, memiliki fasilitas keselamatan lengkap, dan patuh pada regulasi. Dengan begitu, liburan Anda akan lebih menyenangkan tanpa khawatir risiko yang tidak perlu.