Formula 1, Nusantara Media - Carlos Sainz mengungkapkan dirinya sempat melakukan diskusi panjang dengan sesama pembalap Spanyol, Fernando Alonso, terkait situasi “tidak ideal” yang tengah dihadapi oleh Aston Martin dan Williams jelang musim Formula 1 2026.

Memasuki era regulasi baru, kedua tim tersebut menghadapi tantangan besar. Aston Martin diperkirakan akan memulai musim di bagian bawah klasemen, bahkan di belakang tim baru seperti Cadillac dan Audi. Kemitraan baru antara Aston Martin dan Honda juga belum menunjukkan hasil yang diharapkan setelah pramusim yang diwarnai masalah reliabilitas dan minimnya jarak tempuh.

Di sisi lain, Williams juga tidak berada dalam kondisi ideal. Tim yang dipimpin James Vowles itu melewatkan sesi shakedown di Barcelona dan diperkirakan akan memulai musim dengan mobil yang masih kelebihan bobot, meskipun menunjukkan indikasi performa positif di Bahrain.

- Advertisement -

Sainz mengungkapkan bahwa ia dan Alonso berbagi pandangan terkait tantangan yang dihadapi masing-masing tim, dalam percakapan yang berlangsung cukup panjang di paddock.

“Saya bertemu Fernando di paddock dan kami berbicara sekitar 20 menit untuk saling update,” ujar Sainz.

“Dia berada dalam situasi yang mirip dengan saya, tidak ideal, cukup rumit, tapi tetap ingin melihat apa yang bisa dilakukan timnya dan bagaimana mereka bereaksi.”

Menurut Sainz, kunci utama dalam menghadapi kondisi sulit ini adalah kemampuan tim untuk merespons dan berkembang sepanjang musim. Ia menilai bahwa faktor tersebut akan menjadi penentu utama apakah tim mampu keluar dari tekanan awal.

“Pada akhirnya, kami hanya bergantung pada kemampuan tim untuk bereaksi terhadap situasi sulit yang kami hadapi.”

Ia juga menyampaikan harapannya agar Aston Martin dan Honda dapat segera meningkatkan performa setelah hasil kurang memuaskan selama pengujian di Bahrain.

“Saya berharap yang terbaik untuknya, dan saya harap Aston Martin dan Honda bisa meningkat dari apa yang mereka tunjukkan di Bahrain.”

Dengan kalender musim yang panjang, baik Aston Martin maupun Williams masih memiliki ruang untuk melakukan pengembangan signifikan. Namun, awal musim akan menjadi indikator penting dalam menilai seberapa cepat kedua tim mampu beradaptasi terhadap tantangan teknis di era baru Formula 1.