Peta kekuatan ajang balap internasional kembali memperlihatkan dominasi pabrikan asal Italia setelah Nicolo Bulega sukses menguasai jalannya sesi latihan bebas kedua (FP2) di Circuito de Jerez – Angel Nieto. Pembalap yang baru saja mengunci gelar dunia tersebut tidak memberikan ruang bagi para rivalnya dalam rangkaian Pirelli Spanish Round, sekaligus menegaskan superioritas mesin motor asal Borgo Panigale di bawah terik matahari Andalusia. Catatan waktu impresif yang dibukukan sang juara bertahan sepanjang hari Jumat menjadi sinyal kuat bahwa ia datang ke akhir pekan ini dengan status sebagai unggulan mutlak untuk menyapu bersih kemenangan.
Dalam sesi sore yang krusial tersebut, pembalap andalan Aruba.it Racing itu membukukan catatan waktu terbaik 1 menit 38,309 detik. Kecepatan luar biasa ini menempatkannya di posisi puncak timesheet, unggul tipis 0,150 detik dari penantang terdekatnya, Sam Lowes, yang berjuang keras mengamankan ritme terbaik bersama skuad ELF Marc VDS Racing Team. Sementara itu, posisi ketiga ditempati oleh Iker Lecuona yang melengkapi barisan terdepan dominasi mutlak armada pabrikan merah asal Italia tersebut dengan selisih 0,269 detik dari sang pemuncak.
Ketegangan sempat mewarnai paruh kedua sesi FP2 ketika bendera merah dikibarkan akibat insiden kecelakaan keras yang menimpa Jake Dixon di tikungan sembilan. Tidak berselang lama setelah lintasan dibersihkan, insiden serupa kembali terulang di titik yang sama ketika pembalap kawakan Alvaro Bautista kehilangan cengkeraman ban depan dan tergelincir di tikungan sembilan. Beruntung bagi kedua pembalap tersebut, insiden high-speed itu tidak membuahkan cedera serius, sehingga mereka dapat langsung kembali ke garasi tim tanpa kendala fisik berarti.
Di tengah dominasi mesin-mesin Italia, sorotan tajam justru mengarah kepada penampilan gemilang pembalap muda asal Belanda, Twan Smits. Mengendarai kuda besi Yamaha YZF-R1 di bawah bendera Motoxracing WorldSBK Team, ia berhasil mendobrak batas dan mengamankan posisi ke-18 secara keseluruhan dengan catatan waktu 1 menit 39,952 detik. Performa ini terasa sangat spesial mengingat ia sukses menjadi pembalap pabrikan garpu tala terbaik kedua di lintasan, hanya berada di belakang Xavi Vierge yang bertengger di posisi kesebelas.
Baca Juga Masa Depan Danilo Petrucci di Persimpangan Antara BMW, Ducati, dan PensiunKonsistensi luar biasa yang ditunjukkan oleh Smits membuatnya mampu mengungguli sejumlah nama besar di kelasnya. Pembalap bernomor start khas tersebut tercatat berhasil melampaui catatan waktu dari para rival berpengalaman seperti Andrea Locatelli, Remy Gardner, Stefano Manzi, hingga rekan setimnya sendiri yakni Mattia Rato. Hasil impresif ini tentu memberikan suntikan moral tersendiri bagi kubu tim independen tersebut jelang sesi kualifikasi penentu posisi start.
Dominasi Bulega sendiri sebenarnya sudah terlihat sejak sesi latihan bebas pertama (FP1) di pagi hari, di mana ia mencatatkan waktu 1 menit 38,155 detik yang tidak mampu dilewati oleh pembalap manapun sepanjang hari Jumat. Dengan kombinasi kecepatan murni, ketahanan ban yang impresif, serta statusnya sebagai juara dunia yang baru saja dinobatkan, sang pembalap kini menatap hari Sabtu di Jerez dengan penuh rasa percaya diri tinggi demi mempertahankan hegemoninya.
| Pos | Pembalap | Tim | Waktu | Selisih |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Nicolo Bulega | Aruba.it Racing – Ducati | 1’38.309 | — |
| 2 | Sam Lowes | ELF Marc VDS Racing Team | 1’38.459 | +0.150 |
| 3 | Iker Lecuona | Aruba.it Racing – Ducati | 1’38.578 | +0.269 |
| 4 | Alberto Surra | Motocorsa Racing | 1’38.619 | +0.310 |
| 5 | Lorenzo Baldassarri | Team Goeleven | 1’38.797 | +0.488 |
| 18 | Twan Smits | Motoxracing WorldSBK Team | 1’39.952 | +1.643 |
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!