PANDEGLANG, NUSANTARA MEDIA – Kemeriahan turnamen sepak bola lokal kembali menggema di Kabupaten Pandeglang. Bertempat di Stadion Gelora Margasana, Desa Margasana, Kecamatan Labuan, ajang bergengsi tingkat kampung bertajuk Liga Margasana Jilid 13 kembali digelar dengan suguhan yang sarat makna.
Pada perhelatan kali ini, terdapat pemandangan istimewa saat tim dari Komando Distrik Militer (Kodim) 0601/Pandeglang turun ke lapangan hijau untuk berlaga menghadapi tim dari Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Raya (DLAJR) Labuan.
Pertemuan dua instansi negara ini disuguhkan sebagai laga eksibisi persahabatan guna mempererat sinergi lintas instansi dan menyatu dengan masyarakat.
Laga persahabatan ini mengusung misi mulia, yakni mengolahragakan masyarakat serta memasyarakatkan olahraga. Pertandingan ini bukan sekadar ajang unjuk kekuatan, melainkan jembatan untuk menghapus sekat antara aparat pemerintah, keamanan, dan warga sipil.
Peltu TB Yusuf. Dankes 03.04.04 .Serang.menyampaikan bahwa kehadirannya Sportivitas
di tengah masyarakat melalui kegiatan olahraga sangat berdampak positif.
"Kehadiran personel Kodim 0601/Pandeglang dan DLAJR Labuan di tengah-tengah warga Desa Margasana merupakan bentuk pendekatan kultural yang sangat efektif," ujar Peltu TB Yusuf.
Bermain di lapangan berumput dengan disaksikan sorak-sorai warga setempat, kedua kesebelasan membuktikan bahwa TNI dan instansi pemerintah bisa membaur, berkeringat bersama, dan menjadi hiburan positif bagi warga Kecamatan Pagelaran dan sekitarnya.
Sepanjang 2x45 menit waktu pertandingan berjalan, baik kesebelasan Kodim 0601/Pandeglang maupun DLAJR Labuan mempertontonkan kekompakan tim tanpa tensi panas. Tidak ada tekel keras yang membahayakan maupun protes berlebihan kepada wasit.
Setiap pelanggaran kecil selalu diakhiri dengan jabat tangan saling memaafkan.
Sikap ini sejalan dengan tema besar yang membentang di area stadion: "Junjung Tinggi Sportivitas". Keteladanan di lapangan ini sengaja ditunjukkan sebagai bentuk edukasi langsung (leading by example).
Pesan krusial yang ingin disampaikan kepada para pemuda, klub-klub lokal, dan peserta Liga Margasana Jilid 13 meliputi:
Ambisi untuk menang itu penting dalam kompetisi.
Namun, sportivitas, sikap saling menghormati, dan kebersamaan memiliki nilai yang jauh lebih tinggi daripada sekadar trofi piala.
Melalui pertandingan eksibisi di Liga Margasana Jilid 13 ini, masyarakat di Desa Margasana dan wilayah Pandeglang pada umumnya diharapkan semakin termotivasi untuk aktif berolahraga.
Selain menjaga kebugaran fisik, olahraga bersama antara aparat, instansi, dan warga berfungsi penting untuk menjaga "kebugaran sosial". Hal ini diyakini mampu menghindarkan masyarakat dari potensi gesekan atau konflik di kemudian hari.
Kini, Liga Margasana telah bertransformasi dari sekadar pesta rakyat tahunan menjadi ruang edukasi sosial.
Kedamaian, persatuan, dan nilai-nilai fair play yang dicontohkan oleh Kodim 0601/Pandeglang dan DLAJR Labuan diharapkan terus menggema di setiap laga dan dapat diaplikasikan dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari.
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!