Marco Bezzecchi menegaskan dirinya tidak cemas melihat rekan setimnya di Aprilia, Jorge Martin, terpuruk di sesi latihan bebas MotoGP San Marino di Misano. Pembalap Italia itu justru optimistis bahwa Martin dan pembalap Aprilia lainnya akan bangkit pada sesi kualifikasi.
Bezzecchi tampil impresif di hari Jumat dengan nyaris memecahkan rekor lap menggunakan RS-GP pabrikan. Sementara itu, Martin hanya mampu menempati posisi ke-10, batas terakhir untuk langsung lolos ke Q2, setelah kesulitan menemukan kecepatan sepanjang hari. Situasi semakin pelik bagi tim satelit Trackhouse, di mana Raul Fernandez harus puas di posisi ke-12 dan Ai Ogura absen karena cedera.
"Ini baru hari Jumat, jangan khawatir. Anda akan lihat mereka semua akan berada di sana besok," ujar Bezzecchi dengan tenang. "Kami mencoba fokus pada diri sendiri, bekerja keras di pit, dan mencoba mencari tahu apa yang bisa kami tingkatkan. Kami akan lihat apa yang dilakukan yang lain saat waktunya tiba."
Di sisi lain, Martin mengungkapkan bahwa ia sudah berada di limit saat melakukan time attack, tetapi kehilangan waktu karena tidak nyaman dengan ban belakang soft dari Michelin. "Di pagi hari, saya merasa sangat baik dengan ban medium. Motor bekerja persis seperti yang saya inginkan, dan saya dekat dengan depan," jelasnya. "Saya tahu bahwa di sore hari, perasaan mungkin berubah dengan ban soft, jadi saya memulainya dengan kompon itu sejak awal, dan ternyata benar. Saya merasa lebih buruk dari yang saya perkirakan."
Meski demikian, Martin yakin masih ada potensi yang bisa digali. Ia menilai kecepatannya di Misano lebih baik daripada hasil kelima yang diraihnya di Aragon. "Sejauh menyangkut pace, saya rasa tidak terlalu jauh di belakang para pemimpin," tambahnya.
Baca Juga Honda Ubah Strategi Pembinaan: Program RoadToMotoGP Baru 2027Sementara itu, banyak pembalap Ducati yang kompetitif dalam satu lap pada hari Jumat, dengan empat pembalap Desmosedici finis di lima besar. Fermin Aldeguer bahkan mengalami masalah teknis yang menghambat laju akhirnya, meninggalkan Francesco Bagnaia sebagai satu-satunya pembalap Ducati yang gagal menembus Q2 karena kurangnya kecepatan murni.
Dengan sisa sesi latihan bebas dan kualifikasi yang akan menentukan grid, Bezzecchi tetap percaya bahwa tim Aprilia akan mampu bersaing di depan. "Besok semuanya akan berbeda," pungkasnya.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!