Marco Bezzecchi menegaskan bahwa pilihan ban lunak bukanlah alasan di balik kekalahannya di Sprint MotoGP Aragon. Pembalap Aprilia itu finis ketiga, di belakang dua bersaudara Marc Marquez dan Alex Marquez yang menggunakan ban medium.
Start dari pole position, Bezzecchi memilih ban belakang soft, sama seperti rekan setimnya Jorge Martin. Namun, Marquez bersaudara yang memulai dari baris depan memilih medium, dan pilihan itu terbukti lebih unggul. Meski begitu, Bezzecchi yakin bahwa keputusannya bukanlah kesalahan.
"Sekarang mudah untuk mengatakan medium lebih baik, tapi sejujurnya ide itu tidak pernah terlintas di pikiranku karena aku merasa nyaman dengan soft," ujarnya. "Aku tidak yakin dengan medium aku bisa lebih baik. Mungkin malah lebih buruk."
Momen kunci terjadi di tikungan pertama, ketika Bezzecchi mengerem terlalu awal dan membuka celah bagi Marc Marquez untuk menyalip di bagian dalam. Hal itu memaksanya keluar jalur, dan Alex Marquez pun naik ke posisi kedua. Bezzecchi mengakui bahwa memimpin lap pertama bisa membantu, tetapi ia menilai laju balapnya hari itu memang tidak cukup cepat.
Baca Juga Marc Marquez Kembali Berjaya di Sprint Aragon MotoGP 2026"Memimpin pasti bisa membantu, tapi aku tidak tahu apakah itu satu-satunya alasan," katanya. "Yang aku tahu, pace-ku memang seperti ini. Mungkin mereka sedikit lebih cepat."
Meski finis ketiga, Bezzecchi tetap merasa positif. "Ini tricky, tapi aku menikmatinya. Berada dekat dengan Marquez bersaudara di Aragon, buatku itu bagus." Dengan hasil ini, ia tertinggal 29 poin dari pemimpin klasemen MotoGP.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!