Lorenzo Baldassarri membuktikan ketangguhannya di WorldSBK Prancis. Setelah libur musim panas, pebalap Italia itu kembali bersaing di posisi empat besar, meski harus berjuang dengan fairing yang berlubang besar di Race 2.

Start dari posisi seputar sepuluh besar, Baldassarri menunjukkan determinasi luar biasa. Ia melewati tikungan demi tikungan di Sirkuit Magny-Cours dengan agresif, dan berhasil finis keempat. Keberuntungan juga berpihak padanya ketika Alex Lowes jatuh saat mencoba mengejar pebalap Bimota itu.

Hasil ini menjadi yang terbaik bagi Baldassarri sejak finis keempat di Most, hampir empat bulan lalu. Sebelumnya, ia rutin bersaing di posisi tersebut pada awal musim, tetapi beberapa insiden kerap menghambat lajunya.

- Advertisement -
Advertisement

“Race 2 sangat menyenangkan karena beberapa balapan terakhir selalu ada saja yang terjadi,” ujar Baldassarri kepada WorldSBK.com. “Di Misano, saya kehilangan sepatu bot setelah kontak, harus berhenti, menutupnya, dan melanjutkan balapan. Race 2 hancur karenanya. Di Race 1 di Magny-Cours, saya crash di lap pemanasan, jadi pijakan kaki berputar dan balapan menjadi sangat sulit.”

Baldassarri mengaku nyaris pensiun dari balapan setelah kehilangan sayap depan dan fairingnya bolong. “Saya kehilangan satu sayap dan nyaris mundur karena ada lubang besar di fairing. Tapi saya berhasil menyelesaikan balapan. Agak aneh saat wheelie, tapi saya mampu comeback dan bertarung dengan baik,” jelasnya.

Baca Juga Bulega Menang Race 1 WorldSBK Prancis yang Dihentikan Bendera Merah

Kontak dengan Xavi Vierge menjadi penyebab kerusakan tersebut. “Sebelum menyalip Xavi, saya menyentuhnya dan kehilangan sayap. Jadi lap pertama terasa aneh, terutama saat pengereman di turunan. Pada akselerasi di tikungan lima, motor juga melakukan wheelie dengan cara berbeda. Saya harus beradaptasi, dan setelah itu saya bisa melaju cepat,” paparnya.

Performa ini menunjukkan bahwa Baldassarri masih memiliki kecepatan untuk bersaing di barisan depan. Jika beruntung dan terhindar dari insiden, bukan tidak mungkin ia akan naik podium dalam waktu dekat.