Kimi Antonelli kembali mengukuhkan dominasinya di Formula 1 musim ini dengan memenangi Grand Prix Spanyol, balapan pertama di sirkuit Madring. Namun, kemenangan pembalap Mercedes itu tak lepas dari drama yang menimpa polesitter Lando Norris, yang harus rela kehilangan kemenangan akibat keputusan strategi yang salah.
Norris tampil impresif di awal balapan, langsung menarik diri dari kejaran para rival. Namun, segalanya berubah ketika ia masuk pit tepat setelah periode virtual safety car (VSC) berakhir. Keputusan itu membuatnya terlempar ke posisi kelima, tertinggal 16 detik dari Charles Leclerc dan 14 detik dari Antonelli yang memimpin. Kesalahan itu pun menjadi pukulan telak bagi pembalap McLaren tersebut.
Start Berantakan dan Insiden di Tikungan 2
Balapan dimulai dengan ketegangan. Max Verstappen dan Lewis Hamilton memilih ban soft, berbeda dengan Norris dan Antonelli yang menggunakan medium. Hamilton melesat lebih baik, tetapi kehabisan ruang di Tikungan 1, memicu kekacauan. Antonelli dan Verstappen memotong Tikungan 2, namun hanya Antonelli yang langsung mengembalikan posisi ke Norris. Verstappen bertahan di depan, memicu protes dari tim Red Bull yang khawatir akan penalti. Akhirnya, pada lap keempat, Verstappen membiarkan Antonelli dan Hamilton lewat.
Nasib sial menimpa Hamilton. Ia mulai mengeluhkan masalah rem, kehilangan pace, dan akhirnya retired setelah diminta masuk pit berkali-kali. Sementara itu, di lap 10, Norris memimpin lima detik atas Antonelli, 11 detik atas Verstappen, 13 detik atas Leclerc, dan 15 detik atas Russell. Liam Lawson memimpin kelompok tengah, tertinggal 15 detik lagi.
Blunder Strategi McLaren dan Norris
Insiden rem kembali terjadi, kali ini menimpa Lance Stroll yang membuatnya keluar dari balapan pada lap 13. VSC pun dikerahkan. Antonelli, Verstappen, dan Russell memanfaatkan momen untuk pit, sementara Norris dan Leclerc bertahan di lintasan. Namun, McLaren memanggil Norris masuk pit tepat saat VSC berakhir. Pit stop yang lambat memperburuk keadaan; Norris kembali ke lintasan di posisi kelima, jauh tertinggal.
Baca Juga Vettel Pukau Tifosi di Monza dengan Demo Run Ferrari F2002 SchumacherAntonelli segera mengejar Leclerc, tetapi tidak melancarkan serangan. Pada lap 21, ia mulai kehilangan pace dan melaporkan masalah setir. "Saya tidak menyentuh dinding, tapi setir terasa aneh," ujarnya. Ia pun tertinggal lebih dari tiga detik pada lap 25. Sementara itu, Russell yang memulai dengan ban hard dan beralih ke medium, melakukan pit stop kedua pada lap 28 dari 57 untuk kembali ke ban hard. Ia berhasil merebut posisi kelima dari Lawson pada lap 35, namun tidak yakin dengan strateginya.
Kemenangan Antonelli ini menjadi yang kedelapan musim ini, mempertegas posisinya di puncak klasemen. Sementara Norris, yang tampil kuat di awal, harus puas dengan hasil mengecewakan. Balapan di Madring menyajikan drama dan strategi yang menentukan hasil akhir.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!