Pencapaian gemilang diraih oleh Fabio Di Giannantonio dalam balapan Sprint Grand Prix Australia di Sirkuit Phillip Island. Pembalap asal Italia tersebut berhasil mengamankan posisi ketiga sekaligus menyempurnakan dominasi pabrikan Borgo Panigale di atas podium bersama duo Gresini Racing. Meskipun merasa puas dengan hasil akhirnya, pembalap yang bernaung di bawah panji VR46 Racing Team ini mengakui bahwa dirinya masih menyimpan potensi untuk meraih hasil yang jauh lebih baik jika tidak terkendala oleh kondisi angin kencang yang menyulitkan jalannya balapan akhir pekan lalu.
Jalannya balapan pendek tersebut sebenarnya dimulai dengan sangat baik oleh sang pembalap Roma. Namun, sebuah kesalahan taktis pada fase pengereman awal membuatnya kehilangan posisi penting dan harus bekerja keras melakukan penyelamatan serta memulihkan posisi. Menanggapi insiden tersebut secara teknis, ia menjelaskan bahwa faktor hembusan angin dari arah belakang saat memasuki tikungan keempat gagal dihitung secara akurat dalam kalkulasi praktek balapnya. Akibat dorongan aerodinamika yang tidak terduga itu, laju motornya melebar keluar jalur ideal dan membuatnya harus rela terlempar turun dua hingga tiga peringkat di awal lomba.
Kendati sempat kedodoran di awal, ketenangan mental dan kecepatan motor yang telah teruji sejak sesi latihan bebas hari Jumat menjadi kunci kebangkitannya. Perlahan tapi pasti, ia mulai memangkas selisih jarak dari barisan pembalap di depannya lewat aksi-aksi
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!