Fernando Alonso membeberkan motivasi sebenarnya di balik keputusannya bertahan di Formula 1 bersama Aston Martin hingga 2027. Juara dunia dua kali itu mengaku tidak bisa hanya duduk di sofa menonton balapan tanpa merasa bisa berbuat lebih baik.
Pembalap Spanyol berusia 45 tahun itu telah meneken kontrak satu tahun lagi setelah menghabiskan sebagian besar musim ini untuk menimbang masa depannya. Keputusan itu ternyata terjadi begitu cepat, hanya dalam percakapan lima menit dengan pemilik tim Aston Martin, Lawrence Stroll.
"Saya mengambil keputusan baru-baru ini, dan duduk bersama Lawrence sangatlah mudah," jelas Alonso. "Kami tidak perlu banyak berdiskusi. Kami sama-sama ingin melanjutkan. Hanya lima menit bicara, lalu kami mengumumkannya."
Meski dikenal vokal mengkritik regulasi mesin baru 2026, Alonso menegaskan masih punya hasrat membara untuk bersaing di F1. "Saya tidak punya jaminan bahwa 2027 akan lebih menyenangkan, tapi ini komitmen yang harus kau buat dengan dirimu sendiri," ujarnya. "Pada akhirnya, saya merasa cepat, termotivasi, dan menikmati apa yang saya lakukan."
Alonso lalu menggambarkan perasaan saat menonton balapan dari rumah. "Jika saya duduk di rumah menonton TV, saya akan merasa bisa melakukan lebih baik dari mereka. Itulah yang saya rasakan saat jauh dari F1. Saya selalu merasakan api di dalam untuk berada di sana dan mencoba lebih baik. Dan saya masih merasakannya sekarang. Saya katakan, sampai saya masih punya itu, saya rasa belum waktunya berhenti."
Baca Juga Bos NFL Woody Johnson Resmi Jadi Pemegang Saham Aston Martin F1Bersama Max Verstappen, Alonso menjadi salah satu suara paling lantang menentang regulasi 2026. Ia bahkan menyebut era baru F1 sebagai "kejuaraan dunia baterai". Namun, ia berharap proses dua tahap untuk mengurangi kontribusi tenaga listrik menjadi 60-40 pada 2028 akan meningkatkan kenikmatan berkendara.
"Keputusan itu lebih tentang aturan, seberapa menyenangkan mengendarai mobil ini," kata Alonso menjelang kembalinya F1 ke Malaysia akhir pekan ini. "Kami datang ke sirkuit luar biasa, tapi akan menyedihkan di sektor tengah karena kami tidak bisa menggunakan baterai di sana. Jika tidak, kamu tidak punya energi untuk tiga trek lurus beruntun. Kamu harus menggunakan 100% baterai di tiga trek lurus itu. Sisanya hanya mengisi baterai. Itu masalah yang kami hadapi."
Alonso memutuskan untuk memberi kesempatan lagi, terutama pada sisi power unit. "Kami memulai dengan langkah yang salah dan ada tanda tanya besar apa yang akan terjadi tahun depan. Tapi saya pikir mereka layak mendapat kesempatan lain dan saya merasa diberkati," pungkasnya.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!