Fernando Alonso kembali menjadi sorotan setelah performa luar biasanya di Grand Prix Belanda. Start dari posisi ke-18, pembalap berusia 45 tahun itu finis di posisi kesembilan, mengamankan dua poin berharga untuk Aston Martin di tengah musim yang sulit.
Musim 2026 memang tidak berjalan mulus bagi Alonso. Empat kali gagal finis di paruh pertama musim menjadi bukti betapa beratnya perjuangan tim asal Silverstone itu. Namun, upgrade besar yang dibawa ke Hungaria dan Belanda mulai membuahkan hasil. Di Zandvoort, Alonso tampil impresif dengan melesat dari barisan belakang, melewati satu demi satu rivalnya, dan bahkan diuntungkan oleh kecelakaan Max Verstappen.
Para penggemar pun langsung membanjiri media sosial dengan pujian. Sebutan "GOAT" (Greatest of All Time) menghiasi berbagai komentar, salah satunya di Reddit. "You can't spell Fernando Alonso without G.O.A and T," tulis seorang netizen. Yang lain menambahkan, "Begitu dia diberi mobil yang sedikit kompeten, dia langsung tampil."
Komentar lain menyoroti konsistensi Alonso yang luar biasa. "Dia punya setengah peluang untuk dapat 1 poin, tapi dia malah dapat 2," ujar seorang penggemar. Ada pula yang berharap Alonso bertahan lebih lama: "Saya harap dia bertahan 2 tahun lagi dan Newey-Honda bisa memberikan mobil yang mampu juara."
Baca Juga Mobil F1 2026 Tak “Alien”, Piastri Tegaskan Adaptasi Tetap NaturalDengan hasil ini, Alonso kini mengoleksi 3 poin dan berada di posisi ke-19 klasemen pembalap, sejajar dengan Esteban Ocon. Dia unggul atas Yuki Tsunoda, Lance Stroll, Valtteri Bottas, dan Sergio Perez yang masih nol poin. Meski musim ini berat, performa Alonso di Zandvoort membuktikan bahwa kemampuan balapnya tak lekang oleh waktu.
Apakah ini awal kebangkitan Aston Martin? Dengan Newey yang mulai bekerja dan kerjasama dengan Honda di depan mata, para penggemar punya alasan untuk optimis. Namun, jalan masih panjang dan konsistensi adalah kuncinya.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!