Pedro Acosta mungkin belum meraih kemenangan di kelas utama MotoGP, tetapi rider muda Spanyol itu terus menunjukkan performa luar biasa. Menjelang Grand Prix Austria di Red Bull Ring akhir pekan ini, ia mendapat dukungan penuh dari Pol Espargaro, yang yakin bahwa sirkuit tersebut adalah tempat terbaik bagi Acosta untuk akhirnya naik ke podium tertinggi.

Acosta, yang saat ini berada di posisi kelima klasemen dunia, telah mengoleksi delapan podium runner-up—sebuah rekor sebagai pembalap paling sukses yang belum pernah menang di MotoGP. Ia juga sudah meraih kemenangan sprint pertamanya di Buriram awal musim ini. Namun, kemenangan di hari Minggu masih menjadi buruan.

Pol Espargaro, test rider KTM yang kembali menggantikan Maverick Vinales yang cedera di Tech3, percaya bahwa Red Bull Ring memberikan peluang emas. “Saya selalu mengulang setiap akhir pekan, ‘Saya harap akhir pekan ini adalah akhir pekan bagi Acosta’,” ujarnya pada Kamis. “Maksud saya, jika ada tempat, ya di sini. Dan saya senang ini datang setelah hasil bagus di Misano dan Aragon, tempat-tempat sulit di mana kami kesulitan, jadi datang ke sini seharusnya lebih baik.”

- Advertisement -
Advertisement

Espargaro menambahkan bahwa ia tidak tahu seberapa besar peningkatan yang bisa didapat, tetapi ia berharap Acosta bisa menang. “Saya harap begitu, saya pikir dia pantas mendapatkannya. Dia seharusnya sudah menang jauh lebih awal. Tapi karena saya tidak pernah menang balapan dalam karier MotoGP saya, dan saya pantas mendapat beberapa, dia pantas mendapatkan lebih dari yang dia dapat! Dia belum menang, tapi itu tidak berarti dia tidak cukup baik.”

Menurut Espargaro, Acosta tampil luar biasa dan setara dengan pembalap terbaik di kategori ini saat ini. “Dia berkendara dengan gila. Saya percaya jika bukan pembalap terbaik, dia setara dengan pembalap terbaik di kategori saat ini. Jadi saya pikir dia akan segera meraihnya.”

Baca Juga Di Giannantonio: Marc Marquez Bisa Bawa Ducati Selevel Aprilia

Setelah Austria, MotoGP akan melanjutkan ke Grand Prix Jepang di Motegi, sirkuit lain di mana Acosta pernah tampil gemilang bersama KTM. Namun, KTM sendiri belum meraih kemenangan di hari Minggu sejak Miguel Oliveira di Buriram pada 2022. Tekanan pun semakin besar bagi pabrikan asal Austria itu untuk kembali ke jalur kemenangan, terutama di kandang sendiri.

Dengan sisa tujuh atau delapan balapan sebelum Acosta bergabung dengan Marc Marquez di tim pabrikan Ducati pada 2027, setiap kesempatan harus dimanfaatkan. Red Bull Ring, dengan karakter pengereman keras yang sesuai dengan gaya Acosta, bisa menjadi momen bersejarah. Jika ada tempat untuk memecah kebuntuan, mengapa tidak di Austria?