Pandeglang, Nusantara Media - Kabar gembira datang bagi para pelaku transportasi tradisional dan masyarakat di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Sebanyak 203 unit becak listrik kini telah dipastikan siap untuk disalurkan dan dibagikan kepada warga yang membutuhkan di enam wilayah kecamatan sekaligus guna mendukung modernisasi moda transportasi ramah lingkungan.
Program inovatif ini mendapat sorotan positif karena dinilai mampu mengangkat taraf hidup pengemudi becak sekaligus mendukung transisi energi hijau di daerah. Kepastian mengenai kesiapan distribusi armada modern tersebut disampaikan langsung oleh Penjabat (Ade Nurdin) Kepala Desa Panimbang Jaya.

Dalam keterangan resminya, Ade Nurdin mengonfirmasi bahwa ratusan unit becak listrik tersebut saat ini sudah berada dalam kondisi siap salur dan tinggal menunggu jadwal resmi pendistribusian ke masing-masing wilayah penerima manfaat di seluruh titik sasaran.
"Sebanyak 203 becak listrik untuk enam kecamatan di antaranya Kecamatan Panimbang, Sukaresmi, Labuan, Carita, Pandeglang, dan Picung, sudah siap dibagikan," ujar Ade Nurdin saat memberikan keterangan terkait progres program strategis tersebut.
Kehadiran 203 unit becak listrik ini dinilai sangat krusial karena menyebar di berbagai titik penting yang memiliki karakteristik wilayah dinamis, mulai dari kawasan pusat perkotaan, sentra perdagangan, hingga daerah pesisir dan pariwisata populer di wilayah Banten.
Baca Juga Gubernur Banten Andra Soni Dukung Penuh Sensus Ekonomi 2026Inovasi pengadaan becak listrik ini merupakan langkah progresif dalam menjawab tantangan zaman. Jika sebelumnya para pengemudi becak harus mengandalkan tenaga fisik secara penuh, kini dengan bantuan motor listrik, beban kerja mereka akan terpangkas secara drastis dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
"Kami berharap proses pembagian dan penyaluran becak listrik ini dapat berjalan lancar tanpa ada kendala berarti. Semoga bantuan ini mampu mendongkrak kesejahteraan para pengemudi becak sekaligus memberikan kenyamanan lebih bagi masyarakat dan wisatawan di Pandeglang," pungkas Ade Nurdin.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!