Yamaha akhirnya angkat bicara. Pabrikan asal Jepang itu resmi mengonfirmasi bahwa Izan Guevara akan naik kelas ke MotoGP bersama Pramac pada musim 2027, menggantikan Jack Miller yang sudah dipastikan hengkang pada akhir tahun ini.

Kepastian ini datang pada hari Kamis jelang Grand Prix Aragon, sekaligus menjawab rumor yang sudah berembus sejak beberapa pekan terakhir. Guevara, yang saat ini duduk di posisi kedua klasemen Moto2 dengan selisih 42,5 poin dari pemimpin klasemen, memang digadang-gadang menjadi kandidat terkuat. Ia juga sudah menjajal motor Yamaha MotoGP di Valencia pada November tahun lalu.

Promosi ini menjadi buah dari program pengembangan pembalap BLU CRU yang digagas Yamaha bersama Pramac di Moto2 sejak musim lalu. Ini adalah kali pertama program tersebut melahirkan pembalap ke kelas utama. Managing Director Yamaha, Paolo Pavesio, menyebut langkah ini sebagai bukti nyata bahwa BLU CRU berjalan sesuai rencana.

- Advertisement -
Advertisement

“Izan menunjukkan bakat luar biasa sejak menjadi juara dunia Moto3. Setelah dua musim yang menantang di Moto2, kami sepakat membantunya mencapai MotoGP. Kini ia sudah matang, baik sebagai pembalap maupun profesional. Etos kerja, determinasi, dan konsistensinya membuat kami yakin ia siap,” ujar Pavesio. Ia juga menambahkan bahwa era teknis baru pada 2027 menjadi momen yang ideal bagi seorang rookie untuk beradaptasi.

Guevara sendiri mengaku mimpinya menjadi kenyataan. “Ini adalah hasil kerja keras banyak orang. Saya sangat tenang karena fokus saya tetap di Moto2. Kami sedang memperebutkan gelar, dan target saya adalah menutup babak ini dengan cara terbaik,” kata pembalap asal Spanyol itu. Ia juga menatap tantangan 2027 dengan antusiasme, mengingat semua pembalap akan menghadapi regulasi dan motor baru.

Baca Juga Jorge Martin Kemungkinan Absen di German GP 2025

Keputusan ini juga memberi sinyal penting bagi arah masa depan Yamaha. Dengan Miller yang meninggalkan Pramac, Yamaha tampaknya ingin membangun fondasi jangka panjang bersama para pembalap muda. Langkah ini sekaligus menjawab kebutuhan untuk menyegarkan lini pembalap mereka di tengah persaingan ketat MotoGP.

Kepastian ini tentu akan memanaskan persaingan di sisa musim 2026, terutama di kelas Moto2. Guevara akan berusaha mengunci gelar sebelum melangkah ke pentas utama. Sementara itu, Yamaha dan Pramac punya waktu untuk menyiapkan transisi yang mulus bagi pembalap muda mereka.