Kejuaraan Reli Dunia atau WRC secara resmi telah mengumumkan detail lanjutan mengenai rencana kembalinya ajang balap bergengsi tersebut ke Amerika Serikat setelah hampir empat dekade lamanya absen. Berdasarkan pengumuman resmi yang dirilis, putaran baru WRC di Amerika Serikat ini dijadwalkan akan berlangsung pada tanggal 26 hingga 29 Agustus 2027 mendatang, dengan menempatkan kota Knoxville di negara bagian Tennessee sebagai pusat penyelenggaraan utama yang akan menyambut kedatangan para tim dan penonton dari seluruh penjuru dunia.

Pemilihan lokasi ini dirancang sedemikian rupa untuk memberikan pengalaman maksimal baik bagi para pembalap maupun para penggemar setia olahraga otomotif internasional. Markas besar tim peserta serta festival penggemar yang bertajuk WRC Arena nantinya akan dipusatkan di kawasan World's Fair Park serta Knoxville Convention Center. Kemeriahan acara ini bahkan sudah akan dimulai sejak hari pertama melalui prosesi pelepasan seremonial yang megah di kawasan ikonik Nashville's Lower Broadway, sebuah lokasi yang selama ini dikenal sering kali menjadi tuan rumah bagi berbagai acara besar nasional dan para seniman ternama di Amerika Serikat.

Dari sisi lintasan kompetisi, para pereli terbaik dunia dipastikan akan menghadapi tantangan teknis yang luar biasa di sepanjang rute khusus yang membentang luas mulai dari kawasan Pegunungan Appalachian hingga dataran tinggi Cumberland Plateau. Karakteristik geografis wilayah tersebut menyuguhkan lintasan kerikil cepat, bagian hutan yang sangat teknis, serta variasi perubahan elevasi yang signifikan. Kondisi alam ini diyakini tidak hanya akan menguji batas kemampuan mekanis kendaraan, tetapi juga ketahanan fisik dan mental para kru peserta dalam menaklukkan medan baru yang menuntut presisi tingkat tinggi.

- Advertisement -
Advertisement

Gubernur Tennessee, Bill Lee, menyambut baik penunjukan wilayahnya sebagai tuan rumah perhelatan akbar kelas dunia ini. Dalam pernyataan resminya, ia mengungkapkan rasa bangganya atas kembalinya kejuaraan reli paling elite sejagat tersebut ke tanah Amerika. "Saya sangat senang menyambut WRC kembali ke Amerika Serikat untuk pertama kalinya dalam hampir 40 tahun. Saya bahkan lebih bersemangat lagi bahwa Tennessee akan menjadi tuan rumah kembalinya sejarah ini pada tahun 2027," ujar Bill Lee menegaskan antusiasmenya menyongsong acara tersebut.

Sementara itu, Presiden FIA Mohammed Ben Sulayem turut memberikan penekanan khusus mengenai betapa strategisnya posisi Amerika Serikat bagi masa depan pertumbuhan kejuaraan WRC secara global. Menurutnya, ekspansi ke kawasan Amerika Utara merupakan langkah krusial untuk memperkuat visibilitas kejuaraan sekaligus menjembatani dunia reli dengan basis penggemar yang sangat antusias dan terus berkembang pesat di pasar otomotif terbesar di dunia tersebut. Ia menilai bahwa motorsport sudah mendarah daging sebagai bagian dari identitas kultural masyarakat setempat.

Baca Juga Bintang WRC M-Sport Jon Armstrong Umumkan Perpisahan Mengejutkan

Lebih lanjut, Mohammed Ben Sulayem menjelaskan bahwa pihaknya memiliki komitmen kuat untuk memperkokoh posisi Federasi Automobil Internasional di Amerika Serikat. "Amerika Serikat menawarkan salah satu peluang pertumbuhan paling penting bagi WRC. Ini adalah negara di mana motorsport menjadi bagian dari identitas kultural. Ia memiliki kejuaraan nasional kelas dunia, sementara minat terhadap kompetisi internasional berkembang pesat," ungkap Ben Sulayem. Ia menambahkan bahwa perluasan wilayah kompetisi ini akan memastikan reli menjadi salah satu pilar utama masa depan olahraga otomotif.

Selain menyajikan pertarungan sengit di atas lintasan balap, panitia penyelenggara juga menjanjikan kombinasi antara kompetisi tingkat tinggi dengan hiburan kelas atas tanpa henti bagi para pengunjung. Rangkaian acara pendukung seperti penampilan musik langsung, sesi jumpa penggemar bersama para pembalap idola, serta perayaan lokal di berbagai kota di wilayah timur Tennessee dan timur Kentucky dipastikan akan menyemarakkan jalannya kejuaraan internasional ini dari awal hingga akhir.

Kepala Eksekutif sekaligus Ketua Panitia Penyelenggara, Matt Crews, menegaskan bahwa visi utama dari penyelenggaraan ajang ini melampaui batas-batas sebuah kompetisi olahraga konvensional. Pihaknya bertekad menghadirkan sebuah festival spektakuler yang mampu menempatkan wilayah tersebut di panggung sorotan global. "Kami ingin menciptakan acara yang membentang dari Broadway hingga Pegunungan Appalachian yang menyaingi festival apa pun di dunia dan menempatkan negara bagian kami dalam sorotan global dengan cara yang belum pernah terjadi sebelumnya," pungkas Matt Crews.