Tragedi Nyaris Tenggelam Perahu di Dekat Pulau Gangga Minahasa Utara: Penumpang Peluk Anak Sambil Teriak Minta Tolong
Deskripsi Video
Sebuah insiden mencekam terjadi di perairan Sulawesi Utara, di mana sebuah perahu yang membawa puluhan penumpang nyaris tenggelam di dekat Pulau Gangga, Kabupaten Minahasa Utara. Kejadian ini terekam dalam video live di Facebook yang menjadi viral, menunjukkan detik-detik panik para penumpang yang memeluk anak-anak mereka sambil berteriak minta tolong. Berikut laporan lengkap berdasarkan prinsip 5W1H untuk memberikan gambaran jelas mengenai peristiwa kapal tenggelam Pulau Gangga Minahasa Utara ini.
Sebuah perahu yang berlayar dari Pulau Talise mengalami kerusakan parah hingga nyaris tenggelam. Dari rekaman video berdurasi 3 menit 36 detik, terlihat bagian tengah perahu seperti patah atau retak, menyebabkan puluhan penumpang berdiri di bagian atas kapal untuk menghindari air. Salah satu penumpang pria bahkan terlihat melompat ke laut di tengah hembusan angin kencang. Situasi semakin dramatis dengan penumpang yang memeluk anak-anak mereka, disertai teriakan berulang "Tolong akang, tolong akang di dekat Gangga torang" (Tolong, tolong kami di dekat Gangga).
Perahu tersebut membawa puluhan penumpang, termasuk anak-anak dan dewasa, yang sebagian besar merupakan warga lokal dari Pulau Talise. Video direkam dan diposting oleh pemilik akun Facebook A'rjun T'msngge, yang juga menjadi saksi langsung di lokasi. Camat Likupang Barat, Maikel Parengkuan, memberikan konfirmasi resmi mengenai bantuan yang diberikan. Selain itu, Basarnas (Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan) turut terlibat dalam operasi penyelamatan.
Insiden ini berlangsung pada Kamis, 5 Februari 2026, sekitar pukul 18.00 WITA atau sore hari waktu setempat. Video live diposting tidak lama setelah kejadian, dan berita mulai menyebar di media sosial hanya dalam hitungan menit.
Lokasi tepatnya berada di perairan dekat Pulau Gangga, Kecamatan Likupang Barat, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara. Perahu tersebut berangkat dari Pulau Talise, yang berdekatan dengan area tersebut, membuatnya menjadi rute pelayaran umum bagi masyarakat setempat.
Penyebab utama diduga akibat hembusan angin kencang yang menerpa perahu, menyebabkan kerusakan struktural di bagian tengah. Cuaca buruk di perairan Sulawesi Utara sering menjadi faktor risiko bagi pelayaran kecil seperti ini, meskipun penyelidikan lebih lanjut masih diperlukan untuk memastikan adanya faktor lain seperti kelebihan muatan atau kondisi perahu yang kurang layak.
Kejadian bermula saat perahu sedang melintasi perairan dekat Pulau Gangga dan dihantam angin kencang, menyebabkan bagian tengah retak. Penumpang langsung panik, dengan beberapa di antaranya memeluk anak-anak untuk melindungi mereka. Pemilik akun Facebook A'rjun T'msngge melakukan live streaming untuk meminta bantuan, sambil memohon agar video dibagikan secara luas. Bantuan datang dari perahu lain yang berada di sekitar lokasi, yang membantu dengan cara menggandeng atau menarik perahu yang rusak. Tim Basarnas segera dikerahkan dan menuju lokasi untuk evakuasi. Hingga berita ini disiarkan, tidak ada laporan korban jiwa, dan situasi berhasil dikendalikan meski insiden ini menjadi perhatian besar di media sosial