Sebastian Vettel nyaris tak kuasa menahan air mata setelah menjalani demo run istimewa di GP Italia, Minggu (11/9/2022). Di sirkuit Monza, pembalap asal Jerman itu mengendarai Ferrari F2002 milik mendiang sahabatnya, Michael Schumacher, dalam rangka memperingati 30 tahun debut Schumacher bersama tim asal Maranello pada 1996.
F2002 adalah mobil yang lahir dari era keemasan Ferrari di bawah kepemimpinan Jean Todt dan Ross Brawn. Mobil ini membawa Schumacher meraih 11 kemenangan, sementara rekan setimnya, Rubens Barrichello, menambah lima kemenangan lain. Ferrari saat itu nyaris tak terkalahkan, hanya dua balapan yang tidak dimenangi sepanjang musim.
Schumacher sendiri tidak pernah finis di luar podium pada 2002. Ia mengunci gelar juara dunia ketiga beruntun bersama Ferrari dan yang kelima secara keseluruhan lebih awal, tepatnya setelah GP Prancis di akhir Juli.
Namun, lebih dari sekadar sejarah mobilnya, yang paling menggetarkan Vettel adalah warisan sang legenda tujuh kali juara dunia yang tak pernah terlihat di publik sejak kecelakaan ski pada Desember 2013. “Perasaanku campur aduk,” kata Vettel dengan mata berkaca-kaca seusai demonstrasi. “Di satu sisi, ini mobil yang sangat indah untuk dikendarai. Tapi yang lebih penting, ini mobil Michael. Dia tidak ada di sini hari ini, tapi aku sangat merasakannya dalam lap-lap ini, dan aku harap kalian juga mendengar serta merasakannya.”
Baca Juga Verstappen: Saya Lebih Dekat Pensiun daripada Pindah TimVettel, yang juga pernah membela Ferrari pada 2015-2020 dan berusaha meniru kejayaan Schumacher, mengaku dirinya berada di antara dua keinginan: membiarkan momen itu bertahan selama mungkin atau menginjak gas mobil bertenaga V10 tersebut. “Sungguh mengasyikkan. Tidak butuh banyak lap untuk merasakan jiwa sebuah mobil. Mobil ini benar-benar berteriak padamu, ‘Ayo, ayo, ayo’,” ujarnya sambil gemetar karena bahagia. “Aku terus merasa terbelah antara ingin mendorong mobil ini dan menikmati momennya. Tapi tidak, ini sungguh indah. Merasakan betapa hidupnya semangat Michael dan semangat Ferrari di sini. Aku mengalaminya sendiri bertahun-tahun lalu.”
Vettel juga menambahkan bahwa ada banyak hal yang ia rindukan, tetapi ia kini menjalani hidup yang berbeda. “Aku merawat generasi pembalap berikutnya. Ini hari yang sangat emosional. Jantungku berdebar dan aku sangat bangga, dan aku merindukan Michael,” pungkasnya.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!