Max Verstappen mengaku masih bingung mencari celah untuk menyalip jelang balapan F1 GP Spanyol 2026 di sirkuit jalan raya Madring, Madrid. Pembalap Red Bull Racing itu start dari posisi ketiga, terpaut lebih dari sepersepuluh detik dari polesitter Lando Norris dan Kimi Antonelli dari Mercedes.
Ditanya soal peluang melawan McLaren untuk kemenangan, Verstappen ragu. "Itu akan sulit," ujarnya. "Bahkan dalam skenario terbaik, jika kami lebih cepat, kami tidak bisa menyalip. Tidak ada tikungan di mana Anda bisa menyalip. Jadi, Anda harus mengandalkan degradasi ban yang agresif dari lawan."
Verstappen menilai long run di Madring sangat berat, dengan degradasi ban tinggi untuk semua pembalap. "Itu akan menjadi poin kunci besok. Tapi meski begitu, saya masih harus mencari tikungan di mana bisa menyalip," tambahnya.
Meski demikian, ia cukup puas dengan performa kualifikasinya. "Lumayan. Saya belum sering berada di tiga besar tahun ini, jadi ini kualifikasi yang bagus," kata Red Bull Racing pembalap itu. Ia menyoroti sektor akhir sebagai titik lemah, di mana deployment energinya tidak sebaik rival. "Tapi secara keseluruhan, saya senang dengan progres dari Q1 ke Q3. Tidak ada yang saya sia-siakan, hanya saja ada batasan mobil yang kami tahu."
Baca Juga Russell Lebih Santai di 2026: Gelar F1 Kini Tanggung Jawab AntonelliVerstappen juga merendahkan posisinya sebagai yang tercepat di Q2. "Saya salah satu dari sedikit yang menggunakan dua set ban, jadi perbandingannya tidak adil," jelasnya.
Dengan karakteristik Madring yang sempit dan minim area salip, Verstappen tampaknya akan mengandalkan strategi dan manajemen ban untuk bisa bersaing di depan. Balapan akan menjadi ujian taktik bagi tim-tim papan atas.

Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!