Max Verstappen mengungkapkan bahwa keputusan menyerahkan posisi kepada Lewis Hamilton pada balapan Formula 1 Spanyol di Madring adalah sebuah keharusan, meskipun ia yakin berada di pihak yang benar. Pembalap Red Bull Racing itu finis kedua di belakang Kimi Antonelli, namun insiden pada lap pembuka menjadi sorotan utama.

Insiden terjadi ketika Verstappen keluar lintasan untuk menghindari kontak dengan Hamilton yang melompat kembali setelah melewati kerb. Race engineer Gianpiero Lambiase menginstruksikan Verstappen untuk mengembalikan posisi kepada Hamilton, yang berarti juga memberikan satu posisi tambahan kepada Antonelli yang berada di antara mereka. Verstappen sempat menyuarakan ketidakpuasannya melalui radio tim, tetapi akhirnya mematuhi perintah tersebut.

Max Verstappen dan Lewis Hamilton bersaing di GP Spanyol
Max Verstappen dan Lewis Hamilton bersaing ketat di GP Spanyol. (Foto: Simon Galloway/LAT Images via Getty Images)

“Apa yang bisa saya lakukan? Jika mereka mengatakan saya harus melakukannya, maka saya akan melakukannya,” ujar Verstappen dalam konferensi pers usai balapan. Ia juga menegaskan bahwa jika tidak mematuhi perintah, ia pasti akan mendapat penalti waktu dari pengawas balapan. “Jika saya tidak melakukannya, saya akan mendapat penalti. Tidak ada kesempatan,” tambahnya.

- Advertisement -
Advertisement

Meski demikian, Verstappen tetap yakin bahwa ia tidak bersalah. Menurutnya, Hamilton sudah kehilangan kendali atas mobilnya di atas kerb dan ia harus keluar lintasan untuk menghindari kecelakaan. “Saya akan mengalami kerusakan di awal jika tetap di lintasan, jadi kemenangan juga tidak mungkin. Sesederhana itu,” jelasnya. “Saya hanya melakukan hal saya di Tikungan 1, tetapi Lewis melakukan manuver pada dua pembalap pertama dan bagian bawah mobilnya menyentuh kerb. Dia melompat kembali ke lintasan dan itu sebabnya saya harus keluar. Jika saya tetap di sana, saya pasti akan terjadi kontak. Balapan saya bisa saja berakhir di Tikungan 2.”

Verstappen juga mengakui bahwa hasil akhir kedua adalah hasil maksimal yang bisa diraihnya. “Kami memaksimalkan hasil dan mungkin sedikit beruntung dengan situasi tidak beruntung bagi Lando [Norris, yang kehilangan kesempatan pit di bawah VSC]. Saya tidak memiliki kecepatan Kimi dan jelas tidak memiliki kecepatan Lando,” ujarnya. “Jadi kami berada di podium dan itu bagus, tetapi kami masih kurang sedikit untuk benar-benar bersaing memperebutkan kemenangan.”

Baca Juga Mercedes Beberkan Rapat Strategi Kunci di Balik Keputusan Tukar Posisi

Dengan hasil ini, Verstappen naik ke posisi keenam dalam klasemen sementara pembalap. Meskipun belum mampu menantang dominasi pembalap McLaren dan Mercedes, ia tetap optimis bahwa timnya akan terus berkembang. Balapan di Madring menjadi ajang pembuktian bahwa persaingan di musim ini semakin ketat, dan setiap kesalahan sekecil apa pun dapat berakibat fatal.

Insiden antara Verstappen dan Hamilton mengingatkan kembali pada rivalitas sengit mereka di musim 2021. Meski kali ini tidak terjadi kontak, kedua pembalap tetap menunjukkan intensitas tinggi dalam memperebutkan posisi. Pengawas balapan pun diharapkan dapat mengevaluasi insiden ini untuk memastikan konsistensi penegakan aturan di sirkuit.