Red Bull menggaruk-garuk kepala setelah menjalani hari yang berat di Grand Prix Italia. Max Verstappen harus rela menepi di sesi latihan bebas pertama (FP1) untuk memberikan kursinya kepada pembalap penguji, Ayumu Iwasa, sebuah langkah yang kemudian membuat tim kesulitan mengejar ketertinggalan.

Tim yang berbasis di Milton Keynes itu tengah berjuang keras untuk kembali ke papan atas setelah Mercedes, Ferrari, dan McLaren berhasil menciptakan jarak dalam beberapa pekan terakhir. Namun, progres tim terhambat pada Jumat (5/9) karena Verstappen baru turun di FP2. Begitu akhirnya mengemudikan mobil, ia langsung melaporkan masalah serius pada keseimbangan, terutama kurangnya grip di kecepatan rendah dan tenaga pengereman yang kurang optimal.

Direktur Teknis Red Bull, Pierre Wache, mengakui masalah ini bukan hal baru. "Saya pikir jelas kami punya masalah keseimbangan pada mobil, itu masalah utamanya. Sedikit mirip seperti di Zandvoort, sejujurnya. Kami mencoba memahami apa masalahnya, mencoba memperbaikinya dengan cara berbeda melalui set-up dan komponen mobil. Tapi itu hal utama yang sedang kami kerjakan," ujarnya.

- Advertisement -
Advertisement

Wache juga menyoroti dampak absennya Verstappen di FP1. "Yang tidak membantu adalah ketika Max tidak mengemudi selama P1, dan dia langsung melompat ke mobil di FP2, kami punya lebih sedikit waktu untuk bereaksi. Sekarang, kami harus bereaksi untuk P3. Itu masalah utamanya," tambahnya.

Menyoal apakah daftar masalah ini terkait dengan paket upgrade yang dibawa ke Monza, Wache menegaskan tidak. "Tidak. Itu hanya kami perlu mengevaluasi beberapa komponen, dan setelah itu, kami punya pilihan untuk menentukan di antara komponen yang berbeda."

Baca Juga Mengapa Red Bull Punya Mesin Terbaik F1? Ini Temuan ADUO

Monza adalah sirkuit dengan karakter kekuatan mesin yang dominan. Meski FIA baru-baru ini mengonfirmasi bahwa Red Bull memiliki mesin pembakaran internal terbaik di grid, namun saat faktor elektrifikasi diperhitungkan, mereka masih tertinggal dari Ferrari dan Mercedes. Manajemen energi menjadi krusial, tidak hanya di kualifikasi tetapi juga sepanjang balapan Minggu nanti.

Wache menanggapi santai komentar Iwasa yang sempat kesulitan dengan energi saat melakukan simulasi kualifikasi di awal sesi. "Seharusnya tidak menjadi masalah. Saya pikir justru itulah gunanya latihan bebas, untuk mencoba menyoroti masalah dan setelah itu memperbaikinya. Tapi ya, saya pikir ini akhir pekan yang normal dalam aspek itu. Setelah itu, untuk Max, perhatian utama saya adalah keseimbangan," pungkasnya.