Dunia balap internasional kembali disuguhkan sebuah kolaborasi lintas disiplin yang sangat dinantikan pada akhir pekan ini. Legenda balap motor dunia, Valentino Rossi, secara terbuka mengungkapkan kekagumannya sekaligus kewaspadaannya terhadap kehadiran bintang Formula 1, Max Verstappen. Keduanya dipastikan akan berbagi lintasan yang sama dalam ajang penutup musim GT World Challenge Europe di sirkuit Algarve, Portimao, Portugal, akhir pekan ini.
Pertemuan dua ikon besar dari dunia balap roda dua dan roda empat ini langsung menarik perhatian para penggemar motorsport global. Max Verstappen dijadwalkan melakoni debutnya di ajang GT World Challenge Europe dengan mengendarai mobil Mercedes-AMG GT3 EVO nomor 3 di bawah naungan tim Verstappen Racing. Pembalap asal Belanda itu akan bahu-membahu bersama rekan setimnya, yakni Chris Lulham dan pembalap pabrikan Lexus, Ben Barnicoat, untuk bersaing di kelas Pro yang sangat kompetitif.
Sementara itu, Valentino Rossi yang telah sukses bertransisi dari balap motor Grand Prix ke ajang balap mobil sport, akan berada di balik kemudi mobil BMW M4 GT3 EVO dengan nomor ikonik 46. Pembalap asal Italia tersebut memperkuat Team WRT bersama dua rekan setimnya yang tangguh, yaitu Neil Verhagen dan Max Hesse. Berada di kategori kelas Pro yang sama, potensi pertarungan langsung di atas lintasan antara sang juara dunia MotoGP sembilan kali dan juara dunia F1 tentu menjadi tontonan yang sangat langka dan menegangkan.
Menanggapi situasi ini, Valentino Rossi sama sekali tidak menutup-nutupi rasa antusias sekaligus tantangan besar yang akan dihadapinya di Sirkuit Portimao. Dalam wawancaranya bersama Sky Sport Italy, mantan pembalap pabrikan Yamaha dan Honda itu memberikan pandangan jujurnya mengenai kecepatan sang bintang Red Bull tersebut. "Ini akan luar biasa. Maksud saya, ini akan menjadi masalah besar karena dia pasti sangat cepat, tetapi ini akan sangat fantastis," ujar Rossi menggambarkan situasi persaingan.
Lebih lanjut, pembalap berjuluk The Doctor tersebut mengaku tidak pernah membayangkan akan berada di lintasan balap yang sama dan bersaing langsung dengan salah satu pembalap terhebat dalam sejarah Formula 1 modern. "Saya harus katakan, saya tidak pernah membayangkan saya akan balapan menghadapi Max Verstappen. Jadi ini luar biasa, ini akan menjadi hal yang hebat bagi semua orang untuk memilikinya di sana, dan saya berharap saya mendapat kesempatan untuk mengikutinya dan melihat bagaimana dia mengemudi," tambahnya dengan penuh antusias.
Baca Juga Toto Wolff Tolak Aturan Finansial Baru F1 dan Peringatkan Krisis TalentaDi sisi lain, Max Verstappen menyambut akhir pekan balap ketahanan berdurasi tiga jam ini dengan pendekatan yang sangat fokus namun tetap santai. Peraih kemenangan beruntun di Formula 1 bersama Red Bull Racing ini menyadari bahwa persaingan di ajang GT3 akan sangat berbeda dibandingkan dengan mobil open-wheel F1 yang biasa ia kendarai. Meskipun demikian, ia tetap menaruh rasa hormat yang tinggi kepada sosok Valentino Rossi yang telah menjadi legenda hidup di dunia balap.
"Ya, saya berharap bisa melihatnya. Dia adalah pria yang sangat keren, jadi saya berharap bisa mengobrol dengannya. Maksud saya, ini bagus, tetapi saya tidak berharap untuk melihatnya di dalam balapan, jadi itu biasanya pertanda bagus," ungkap Verstappen. Pembalap asal Belanda itu menegaskan bahwa target utamanya adalah melaju tanpa hambatan di barisan terdepan tanpa harus terlalu sering berduel di lintasan.
"Saya sebenarnya berharap untuk tidak melihat siapa pun, untuk berada di depan dan melakukan pekerjaan dengan baik. Tapi Anda tidak pernah tahu. Gridnya sangat kompetitif, jadi saya sangat menantikan tantangannya. Sangat berbeda dengan Formula 1, tetapi saya menyukainya," tutup Verstappen menjelang digelarnya balapan akhir pekan di sirkuit sepanjang 4,692 kilometer tersebut.

Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!