Justin Marks, bos tim Trackhouse Aprilia, meyakini bahwa perjalanan tim MotoGP-nya saat ini tidak jauh berbeda dengan masa-masa awal tim NASCAR Cup Series miliknya. Menurutnya, semangat dan antusiasme proyek baru adalah kunci yang sama-sama membawa kedua tim menuju kesuksesan.
Trackhouse memasuki NASCAR Cup Series pada 2021, dan hanya butuh setahun untuk meraih kemenangan perdana bersama Ross Chastain. Kini, pada 2025 dan 2026, tim ini mendominasi balap road course NASCAR berkat mantan juara V8 Supercars, Shane van Gisbergen. Di MotoGP, Trackhouse memulai debutnya pada 2024 setelah mengambil alih tim RNF, dan langsung menunjukkan progres signifikan.
Kemenangan perdana Raul Fernandez di Phillip Island akhir musim lalu menjadi titik balik. Musim ini, Fernandez kembali meraih podium tertinggi di Sprint Mugello dan Assen, serta kemenangan grand prix di Silverstone. Sementara rekan setimnya, Ai Ogura, sukses memenangi Grand Prix Belanda di akhir Juni.
Marks menegaskan bahwa kesuksesan ini bukan kebetulan. "Tidak jauh berbeda dengan bagaimana tim NASCAR kami di awal prosesnya," ujarnya dalam sesi wawancara di sela-sela latihan bebas di Silverstone. "Kegembiraan, antusiasme, dan inspirasi tentang proyek baru membuka potensi dalam diri orang-orang; tantangannya adalah mempertahankan itu dalam jangka waktu yang lama."
Ia juga menyoroti performa motor Aprilia yang sedang apik dan kedua pembalapnya yang tampil di level terbaik karier mereka. "Motor Aprilia bekerja sangat baik saat ini. Kami punya dua pembalap yang tampil sebaik yang pernah mereka lakukan, dan kami punya banyak orang – mekanik dan insinyur – yang sepenuhnya percaya pada peluang ini," jelas Marks.
Menurutnya, kombinasi semua elemen tersebut menciptakan atmosfer yang menyenangkan di paddock. "Ketika semua itu menyatu dan kami datang ke sirkuit dengan perasaan senang, menikmati, tersenyum, dan antusias dengan peluang yang kami miliki, itulah momen magisnya. Dan itu semua sedang terjadi sekarang," pungkasnya.
Fokus pada Eksekusi, Bukan Gelar
Meski kedua pembalapnya bersaing di papan atas dan timnya terlibat dalam perebutan gelar tim, Marks menegaskan bahwa mereka belum memikirkan kejuaraan. "Kami sebenarnya tidak berpikir tentang kejuaraan – masih ada banyak balapan tersisa," katanya. "Ini tentang eksekusi, tentang datang ke sirkuit dengan persiapan matang, dan menjalankan balapan dengan baik sesuai persiapan itu."
Ia menambahkan, "Jika kami menjalani setiap akhir pekan balapan dan setiap hari dengan perspektif tentang apa tujuan saat itu, mudah-mudahan itu akan membawa kami ke posisi yang bagus di Valencia nanti. Saat itu kami bisa melihat papan klasemen dan berkata, 'Oke, sekarang kita bisa bertarung untuk gelar'. Tapi kami tidak akan memikirkan itu sampai Senin sebelum Valencia."
Marks juga mengakui bahwa kecelakaan Ogura di balapan Silverstone membuatnya kehilangan poin penting dalam perebutan gelar pembalap, namun ia tetap optimis dengan sisa musim yang masih panjang.
Add us as preferred source
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!