Kepala tim Mercedes, Toto Wolff, angkat bicara terkait pernyataan kontroversial Presiden FIA Mohammed Ben Sulayem mengenai masa depan Fernando Alonso dan performa Honda. Wolff menilai bahwa regulasi ADUO (Additional Development Opportunities) perlu disesuaikan untuk membantu Honda mengejar ketertinggalan dari rival-rivalnya di Formula 1.

Pernyataan Ben Sulayem muncul dalam forum bisnis di Madrid menjelang Grand Prix Spanyol. Ia menyebut tidak dapat menerima jika Alonso memutuskan pensiun di bawah performa Aston Martin-Honda yang kurang kompetitif. Ben Sulayem mengaku telah berdiskusi untuk membantu Honda meningkatkan performa, bahkan mengklaim telah melakukan sesuatu secara legal pada Mei lalu untuk membantu tim tersebut.

Honda memang telah memperkenalkan upgrade besar pada unit tenaga di Grand Prix Belanda, setelah Aston Martin menghadirkan paket B-spec di Hungaria sebelum jeda musim panas. Meski demikian, tim masih kesulitan merangkak naik ke urutan terdepan. Wolff menilai bahwa mekanisme ADUO yang dirancang sebagai alat pengejar ketertinggalan sudah terbuka untuk Honda, namun mereka masih membutuhkan lebih banyak bantuan.

- Advertisement -
Advertisement

“Saya pikir ADUO dalam kasus itu dirancang sebagai mekanisme pengejar ketertinggalan, dan formula itu telah dibuka untuk Honda,” ujar Wolff di Madrid. “Dan mereka membutuhkan lebih. Percakapan presiden dengan Alonso cukup wajar. Kita ingin semua konstruktor top tetap berada di sport ini. Kita ingin mereka kompetitif dan sukses. Aturan dibuat untuk kepentingan terbaik sport, dan terkadang mungkin perlu penyesuaian. Jadi, percakapan yang wajar.”

Pernyataan Ben Sulayem sendiri menuai kontroversi karena dianggap mencampuri urusan tim dan menimbulkan pertanyaan tentang pengaruhnya di F1. Namun, Wolff melihatnya sebagai diskusi yang sah selama bertujuan untuk memperbaiki kompetisi. Ia menekankan pentingnya memiliki semua pabrikan besar tetap kompetitif di grid.

Baca Juga Red Bull Khawatir: Pace Tertinggal Jauh Usai GP Belanda yang Bermasalah

Masa depan Alonso di F1 masih menjadi tanda tanya. Kontraknya dengan Aston Martin akan berakhir pada akhir tahun ini, dan juara dunia dua kali itu belum memutuskan langkah selanjutnya. Spekulasi tentang pensiun atau pindah tim terus mengemuka, terutama jika performa Honda tidak kunjung membaik. Keputusan Alonso akan sangat dipengaruhi oleh prospek kompetitif tim.

Wolff juga menyoroti bahwa aturan harus fleksibel untuk mengakomodasi kebutuhan sport. Ia tidak melihat pernyataan Ben Sulayem sebagai intervensi yang tidak pantas, melainkan sebagai upaya untuk memastikan semua pihak memiliki kesempatan bersaing. Dengan regulasi teknis yang ketat, penyesuaian semacam itu bisa menjadi preseden untuk masa depan.

Honda dan Aston Martin masih memiliki waktu untuk membalikkan keadaan. Jika upgrade yang diperkenalkan tidak membuahkan hasil signifikan, tekanan pada Alonso untuk mengambil keputusan akan semakin besar. Sementara itu, perdebatan tentang sejauh mana FIA boleh campur tangan dalam pengembangan tim akan terus berlanjut.

Toto Wolff berbicara dengan media
Toto Wolff mendukung penyesuaian aturan untuk membantu Honda.