Toto Wolff tak menampik bahwa keberuntungan berpihak pada Mercedes di Grand Prix Madrid. Kemenangan Kimi Antonelli di sirkuit baru Madrid tercipta setelah interupsi virtual safety car (VSC) mengubah jalannya balapan secara dramatis.
Antonelli tengah tertinggal lebih dari tujuh detik dari Lando Norris ketika VSC dikerahkan untuk mengevakuasi mobil Aston Martin milik Lance Stroll yang tersangkut di area run-off Tikungan 20. Awalnya hanya dikibarkan bendera kuning, namun VSC baru diputuskan lima detik setelah Norris melewati pintu pit. Keputusan itu memberi keuntungan besar bagi para pembalap di belakangnya untuk mencuri posisi.
Nasib sial bagi Norris berlanjut satu putaran kemudian. Periode VSC berakhir tepat sebelum ia melakukan pit stop, yang semakin memperbesar kerugian waktunya. Mercedes pun memanfaatkan momen tersebut untuk memanggil Antonelli masuk pit, dan strategi itu berbuah kemenangan.
Pengakuan Wolff: Dewa Balap di Pihak Mercedes
Berbicara kepada Sky Sports, Wolff menyampaikan simpatinya kepada McLaren. “Saya pikir kami sering tidak beruntung dengan VSC dan safety car tahun ini. Hari ini, dewa balap bersama kami, dan kami bisa menariknya masuk saat VSC keluar. Sayang sekali untuk McLaren, karena mereka baru saja melewati pit. Tapi dia membalap dengan sangat baik,” ujarnya.
Wolff juga memuji kecepatan pengambilan keputusan timnya. “Prosesnya luar biasa hari ini karena tim strategi sudah memikirkannya. Seseorang berkata, 'Itu tidak akan cepat selesai dengan Aston Martin menempel di dinding,' dan kemudian strategi 2.0. Bono memeriksa ulang, Bono ke Kimi, dan semua itu hanya dalam waktu sekitar tiga detik,” tambahnya.
Baca Juga Hamilton Khawatir Kecepatan Puncak Ferrari Kalah dari Mercedes di MonzaKemenangan ini membuat Antonelli semakin kokoh di puncak klasemen dengan keunggulan 81 poin atas rival terdekatnya. Sementara itu, George Russell finis di posisi kelima, dan Lewis Hamilton yang berada di posisi ketiga tertinggal 101 poin serta mengakui peluangnya sudah tertutup setelah akhir pekan di Madrid.
Antonelli Tetap Tenang di Tengah Tekanan
Meski semakin dekat dengan gelar juara dunia pertamanya, Wolff terkesan dengan ketenangan Antonelli. “Saya pikir dia keren. Kadang-kadang menurut saya terlalu keren. Ketika dia menyenggol dinding lima putaran sebelum finis dan datang di radio berkata, 'Periksa mobil. Saya rasa saya menyenggol dinding,' Anda seperti, 'Serius? Lagi? Garis putih, dinding.' Tapi mungkin itulah caranya menjaga diri tetap di zona,” tutup Wolff.
Dengan hasil ini, Mercedes sukses memanfaatkan momen krusial, sementara McLaren harus menelan pil pahit. Balapan di Madrid menjadi pengingat bahwa dalam F1, keberuntungan dan strategi tepat sama pentingnya dengan kecepatan murni.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!