Akhir pekan balapan di Circuit of the Americas langsung diwarnai drama teknis setelah Arvid Lindblad, Gabriel Bortoleto, dan Franco Colapinto dipastikan harus menerima hukuman penalti grid. Keputusan krusial ini dikonfirmasi langsung oleh badan pengatur balap dunia FIA pada sesi latihan bebas pertama akhir pekan ini, mengubah peta kekuatan starting grid secara signifikan sebelum balapan utama dimulai.

Hukuman tersebut dijatuhkan akibat pelanggaran regulasi teknis terkait batas maksimal penggunaan komponen unit daya untuk musim balap Formula 1 2026. Setiap tim harus mematuhi alokasi komponen yang ketat, dan melebihi batas yang diizinkan otomatis mendatangkan sanksi berat berupa turun posisi start yang akan langsung memengaruhi strategi balapan masing-masing pembalap di Austin.

Pembalap debutan asal Inggris dari kubu Racing Bulls, Arvid Lindblad, harus rela menerima hukuman mundur lima posisi di grid start. Sanksi ini dijatuhkan setelah timnya memasang komponen mesin pembakaran internal keenam pada mobilnya. Menariknya, karena ini merupakan pelanggaran kedua, sang debutan hanya diganjar penalti lima tempat alih-alih sepuluh tempat yang biasanya diberikan pada pelanggaran pertama dalam regulasi yang berlaku.

- Advertisement -
Advertisement

Sementara itu, pembalap tim Alpine yaitu Franco Colapinto juga tidak luput dari sanksi serupa setelah mengalami kendala teknis pada komponen kendali elektronik mobilnya. Keputusan tim untuk beralih ke komponen kendali elektronik keempat musim ini memaksa pembalap asal Argentina tersebut harus mundur sepuluh posisi di garis start balapan akhir pekan ini.

Baca Juga Regulasi F1 2027-2030: Nikolas Tombazis Ungkap Perubahan Mobil

Namun, pukulan terberat harus diterima oleh pembalap Audi, Gabriel Bortoleto, yang dijatuhi penalti masif sebanyak 20 tempat. Konsekuensinya, pembalap asal Brasil tersebut dipastikan harus memulai balapan grand prix hari Minggu di Austin dari posisi paling buncit di barisan belakang grid setelah mengganti satu unit daya secara menyeluruh, termasuk penyimpanan energi dan kendali elektronik keempatnya musim ini.

Menariknya, terlepas dari bayang-bayang penalti yang menanti, ketiga pembalap tersebut tetap menunjukkan performa kompetitif di atas lintasan selama sesi latihan pembuka. Gabriel Bortoleto berhasil mencatatkan waktu tercepat kedelapan, diikuti langsung oleh Arvid Lindblad di posisi kesembilan, sementara Franco Colapinto menutup sesi latihan pertama di tempat ketigapuluh belas atau tepatnya posisi ke-17 dalam lembar catatan waktu.