Dunia reli kembali dihebohkan dengan langkah strategis yang diambil oleh pabrikan asal Jepang, Toyota, dalam mempersiapkan masa depan mereka di ajang Kejuaraan Reli Dunia (WRC). Pereli bintang yang juga merupakan juara dunia dua kali, Kalle Rovanpera, baru-baru ini tertangkap basah sedang menguji dua purwarupa mobil reli masa depan yang memiliki perbedaan desain bodi secara drastis. Sesi pengujian yang berlangsung di Finlandia ini diyakini sebagai tes kedua bagi sang pereli andalan dengan kendaraan masa depan tim tersebut, setelah sebelumnya ia juga menguji mobil Toyota di Spanyol pada akhir September lalu.

Perubahan visual yang mencolok langsung tertangkap dari rekaman gambar dan video yang beredar luas di publik. Jika pada uji coba sebulan sebelumnya di Spanyol sang pereli mengendarai kendaraan dengan gaya coupe yang aerodinamis, maka dalam video pengujian terbarunya ia tampak mengemudikan mobil yang bentuk fisiknya jauh lebih menyerupai model produksi massal GR Yaris. Perbedaan bentuk yang begitu signifikan dalam kurun waktu yang relatif singkat ini langsung memicu spekulasi liar di kalangan pengamat reli internasional mengenai apa sebenarnya arah kebijakan pengembangan teknis yang sedang dirumuskan oleh manajemen pabrikan.

Spekulasi ini sebenarnya bukan tanpa preseden historis di media otomotif. Publikasi asal Spanyol, Revista Scratch, sempat melaporkan pada tahun lalu bahwa pihak pabrikan memang berencana untuk melakukan perbandingan head-to-head antara dua gaya bodi alternatif yang berbeda sebelum akhirnya menjatuhkan pilihan pada salah satu desain yang dinilai paling kompetitif. Meskipun pabrikan asal Jepang ini telah menguji purwarupa WRC27 dengan gaya berbeda sejak musim semi, fakta bahwa variasi bentuk bodi masih diuji coba saat waktu persiapan musim baru menyisakan kurang dari tiga bulan tentu menjadi sebuah situasi yang sangat tidak biasa dalam kalender teknis reli.

- Advertisement -
Advertisement

Berbagai diskusi dan analisis yang berkembang di forum internet serta media sosial pun mencoba memecahkan misteri di balik strategi tidak biasa ini. Salah satu teori yang paling banyak diperbincangkan adalah kemungkinan bahwa pabrikan dapat menurunkan dua model mobil yang berbeda secara bersamaan di kelas utama WRC pada tahun 2027 mendatang. Berdasarkan skenario spekulatif tersebut, satu kendaraan akan menggunakan wujud seperti yang terlihat pada tes terbaru dengan nama GR Yaris, sementara mobil kedua akan mengusung nama dan identitas model yang sepenuhnya berbeda untuk bersaing di level tertinggi ajang reli dunia.

Baca Juga Drama Etape Akhir Pupuskan Impian Gelar Juara Bersejarah Lia Block

Kendati gagasan menurunkan dua model berbeda dalam satu musim belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah WRC dan belum ada bukti konkrit yang mendukungnya, regulasi teknis modern memberikan ruang yang cukup fleksibel. Penggunaan konstruksi rangka ruang tubular yang diterapkan di kelas utama sejak tahun 2022 membuat proses pergantian gaya bodi menjadi jauh lebih mudah, karena bagian eksterior mobil kini sebagian besar dibentuk dari panel-panel bodi terpisah yang bisa disesuaikan. Sementara teka-teki mengenai arah desain dan masa depan regulasi ini terus bergulir, informasi dari media mengungkapkan bahwa pihak pabrikan dijadwalkan akan segera mengumumkan susunan pereli resmi mereka untuk musim kompetisi mendatang pada awal November.