Tech3 KTM akhirnya angkat bicara. Tim asal Prancis itu resmi mengumumkan Luca Marini sebagai pembalap mereka untuk musim MotoGP 2027. Keputusan ini sekaligus mengakhiri spekulasi panjang soal masa depan Marini yang selama tiga musim terakhir membela Honda.
Kehadiran Marini di Tech3 bukan sekadar tambahan pembalap. Ia datang dengan status sebagai salah satu pengembang utama Honda dalam beberapa tahun terakhir. Performa konsisten dan komunikasi teknisnya yang kuat membuatnya menjadi sosok penting di balik progres RC213V, meski hasil di lintasan belum sepenuhnya berpihak.
Kepergian Marini dari Honda sebenarnya sudah menjadi rahasia umum sejak pabrikan Jepang itu mengumumkan Fabio Quartararo dan David Alonso sebagai pembalap baru mereka untuk 2027. Namun, kepastian tujuannya baru terkuak setelah Enea Bastianini memutuskan bergabung dengan Trackhouse Aprilia tahun depan. Kursi di Tech3 pun terbuka, dan Marini menjadi pilihan utama.
Ini akan menjadi tim keempat bagi Marini di kelas premier sejak debutnya bersama Esponsorama Ducati pada 2021. Perjalanan kariernya yang panjang itu menjadi modal berharga, terutama karena MotoGP 2027 akan memasuki era regulasi teknis baru yang mengharuskan semua pabrikan beradaptasi dari nol.
Guenther Steiner, CEO Tech3, menyambut hangat kedatangan Marini. "Luca adalah pembalap yang sudah lama kami pantau, dan kami sangat senang menyambutnya di Tech3 mulai 2027," ujarnya. "Dia membawa banyak pengalaman, tetapi juga mentalitas yang tepat untuk apa yang sedang kami bangun." Steiner menambahkan bahwa kemampuan Marini dalam bekerja sama dengan para insinyur dan mengembangkan motor akan menjadi kunci di era baru nanti.
Baca Juga Marini Minta Kalender MotoGP Direvisi, Tanpa Kurangi BalapanManajer tim Red Bull KTM Tech3, Nicolas Goyon, juga memberikan pujian serupa. "Kami sangat senang Luca bergabung mulai 2027. Dia sudah menunjukkan kemampuannya tampil di level tertinggi, dan pengalamannya di MotoGP akan sangat berharga saat kami memasuki babak baru ini," kata Goyon. "Dia punya pemahaman kuat tentang apa yang dibutuhkan dari sisi pembalap dan teknis."
Satu kursi di Tech3 untuk 2027 masih kosong. Spekulasi mengarah pada pebalap Moto2 asal Australia, Senna Agius, yang disebut-sebut akan menggantikan Maverick Vinales. Jika terkonfirmasi, duet Marini-Agius akan menjadi kombinasi menarik antara pengalaman dan ambisi muda.
Keputusan Marini pindah ke KTM jelas bukan tanpa risiko. Namun, dengan aturan teknis baru yang akan menyetarakan performa semua pabrikan, langkah ini bisa menjadi peluang emas baginya untuk kembali bersaing di papan atas. KTM sendiri tengah membangun proyek ambisius, dan Marini diharapkan menjadi salah satu fondasinya.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!