Setelah hampir dua bulan tanpa balapan, tim Bimota WorldSBK akhirnya kembali ke lintasan. Tapi jangan bayangkan mereka akan menguji komponen baru atau mencoba paket aerodinamika terbaru. Menurut Alex Lowes, sesi satu hari di Circuito de Navarra pada 27 Agustus ini lebih mirip 'pemanasan' sebelum putaran Prancis di Magny-Cours, 4-6 September mendatang.

Pernyataan itu sekaligus menegaskan posisi Bimota di tengah jeda musim panas WorldSBK yang panjang. Sementara Honda dan BMW sibuk menggelar tes di Magny-Cours, bahkan BMW melanjutkan ke Estoril, Bimota memilih libur total. Kini, mereka harus mengejar ketertinggalan ritme balap.

Pernyataan Pembalap

"Saya menantikan kembali mengendarai Bimota KB998 Rimini," ujar Lowes. "Ini sebenarnya bukan tes; lebih ke membangun kecepatan sebelum balapan lagi di Magny-Cours. Jadi, saya sangat antusias berkumpul dengan tim, menikmati motor, lalu mulai fokus ke Magny-Cours pekan depan. Saya sudah merindukannya."

- Advertisement -
Advertisement

Rekan setimnya, Axel Bassani, menambahkan, "Libur musim panas ini menyenangkan, tapi cukup panjang. Seperti libur musim dingin di antara dua musim! Pekan depan kita balapan lagi, akhirnya. Tapi sebelum itu, kami akan tes kecil di Navarra pekan ini. Kami akan kembali ke motor untuk menemukan perasaan bagus yang sudah kami miliki musim ini. Kami akan melakukan beberapa lap latihan dan menyiapkan tubuh untuk akhir pekan balap berikutnya di Prancis."

Baca Juga Toprak Hancurkan Rival, Juara Hungarian Round di Balaton Park!

Kritik Jadwal WorldSBK

Jeda panjang antara seri balap memang menjadi sorotan. Toprak Razgatlioglu, juara tiga kali yang kini pindah ke MotoGP, sebelumnya mengkritik kalender WorldSBK yang terlalu sedikit balapan. Ia bahkan mengaku "bosan" di dua musim terakhirnya di seri ini. Kritik itu semakin relevan ketika tim sekelas Bimota harus 'memulai ulang' setelah libur panjang.

Bagi Bimota, Navarra bukan sekadar sirkuit tua yang pernah menjadi tuan rumah WorldSBK dan BSB. Ini adalah titik tolak untuk mengembalikan kepercayaan diri pembalap dan tim sebelum menghadapi tekanan Magny-Cours. Pertanyaannya, akankah pemanasan singkat ini cukup untuk bersaing dengan pabrikan lain yang lebih siap?