Menjelang Grand Prix Meksiko akhir pekan ini, para pengawas balapan atau stewards Formula 1 secara resmi telah merilis klarifikasi penting mengenai penerapan Pedoman Standar Mengemudi untuk mengantisipasi potensi kekacauan di atas lintasan. Langkah tegas dari badan pengatur balapan dunia ini diambil menyusul insiden kontroversial yang terjadi di Tikungan 1 pada lap pembuka Grand Prix Meksiko tahun lalu, di mana dua pembalap papan atas, Charles Leclerc dan George Russell, kedapatan memotong tikungan secara bersamaan demi mempertahankan posisi.

Dalam skenario normal balapan Formula 1, tindakan memotong jalur dan keluar lintasan demi keuntungan posisi sudah pasti akan berbuah sanksi investigasi dari stewards. Namun, pada insiden tahun lalu, baik pembalap dari tim Ferrari maupun bintang utama Mercedes tersebut tidak menerima hukuman dalam bentuk apa pun, yang kemudian memicu perdebatan panjang di paddock dan kalangan penggemar motorsport global. Kekacauan di tikungan awal Autodromo Hermanos Rodriguez memang bukan hal baru, mengingat sejarah panjang kontroversi posisi start dan area run-off yang luas di sirkuit tersebut.

Berangkat dari evaluasi mendalam tersebut, FIA berupaya keras untuk meredam potensi masalah serupa jelang balapan utama akhir pekan ini agar insiden konyol dari musim lalu tidak terulang kembali. Melalui pernyataan resmi yang telah didistribusikan kepada seluruh tim dan pembalap peserta ajang, pihak stewards menegaskan aturan spesifik untuk area krusial di lap pertama balapan.

- Advertisement -
Advertisement

Pernyataan resmi dari stewards mengenai prosedur lap pembuka dan restart balapan menyebutkan bahwa, Berlaku untuk ajang ini, pada Lap 1 dan lap pertama setelah setiap sesi Resumption, di Tikungan 1 hingga 3, serta Tikungan 4 hingga 6, seluruh mobil akan secara otomatis dianggap berada dalam posisi menyerang sekaligus bertahan secara bersamaan oleh sistem pengawasan balapan.

Pernyataan tersebut lebih lanjut menjelaskan bahwa sejalan dengan pedoman yang sudah berlaku, mobil apa pun yang terpaksa keluar lintasan di area-area tersebut dan tetap mempertahankan posisinya terhadap mobil lain yang berada dalam jarak dekat di belakangnya, akan langsung dikategorikan sebagai tindakan memperoleh keunggulan permanen yang melanggar aturan.

Baca Juga Ollie Bearman Tidak Menyesal Ambil Risiko di GP AS

Kecuali posisi tersebut secara sportif dikembalikan selambat-lambatnya pada area Tikungan 4 jika insiden terjadi di area Tikungan 1 hingga 3, atau dikembalikan sebelum mencapai Tikungan 12 apabila pembalap keluar lintasan di area Tikungan 4 sampai 6. Regulasi ketat ini diharapkan mampu memberikan keadilan mutlak dan menghilangkan celah interpretasi abu-abu bagi para pembalap.

Sementara itu dari atas lintasan kompetitif, Lewis Hamilton dipastikan akan memulai balapan dari posisi terdepan setelah sukses mengamankan pole position ke-105 sepanjang karier gemilangnya di ajang Formula 1. Di sisi lain, sang pemimpin klasemen sementara kejuaraan dunia musim ini, Kimi Antonelli, menghadapi tantangan berat untuk mengunci gelar juara dunia karena ia harus memulai balapan dari grid keempat di belakang kemudi mobil Mercedes miliknya.