Pandeglang, Nusantara Media — Pondok Pesantren Al Ikhlas yang berada di Kampung Situhiang, Desa Leuwibalang, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, merasakan kebahagiaan luar biasa. Setelah belasan tahun mengalami kesulitan air bersih, kini pondok pesantren tersebut akhirnya memiliki sumber air bersih yang dapat digunakan untuk mandi, wudhu, dan kebutuhan sehari-hari.

Kebahagiaan ini juga dirasakan oleh sekitar 30 kepala keluarga di lingkungan sekitar pondok pesantren. Selama ini, warga hanya mengandalkan air tadah hujan saat musim hujan. Sementara pada musim kemarau, mereka harus menempuh jarak yang cukup jauh untuk mencari sumber air bersih.

Terwujudnya sumber air bersih tersebut tidak terlepas dari perjuangan Kapten Inf Purgiarto selaku Danramil 0116/Cikeusik bersama Sertu Eri Piatna sebagai Babinsa setempat. Bantuan ini berasal dari para donatur yang disalurkan melalui Babinsa, kemudian direalisasikan dengan pengeboran air bersih yang kini menghasilkan air dengan kondisi jernih dan layak digunakan.

Satria, salah satu warga Desa Leuwibalang, membenarkan bahwa sebelumnya Pondok Pesantren Al Ikhlas dan masyarakat Kampung Situhiang sangat kesulitan mendapatkan sumber mata air.
“Alhamdulillah, berkat perjuangan Danramil dan Babinsa, sekarang masyarakat tidak lagi kesulitan. Air hasil pengeboran sangat jernih dan layak digunakan, baik untuk konsumsi, mandi, maupun keperluan lainnya,” ujarnya.

Di tempat yang sama, pimpinan Pondok Pesantren Al Ikhlas, Kyai Sapura, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Danramil, Babinsa, serta para donatur yang telah merealisasikan harapan pondok pesantren dan masyarakat.
“Semoga segala kebaikan dan amal dibalas oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan berlipat ganda,” ucapnya.

Senada dengan itu, pihak Danramil dan Babinsa juga mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang telah mempercayakan Koramil 0116/Cikeusik sebagai penyalur sedekah. Mereka membenarkan bahwa masyarakat Kampung Situhiang dan Pondok Pesantren Al Ikhlas memang selama ini sangat kesulitan air bersih.
“Alhamdulillah, berkat bantuan para donatur, saat ini masyarakat dan pondok pesantren sudah dapat menikmati air bersih dan tidak lagi mengalami kesulitan,” ungkapnya.