Pandeglang, Nusantara Media – Segenap keluarga besar Nusantara Media mengucapkan selamat Hari Jadi ke-46 Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) tahun 2026. Tepat pada tanggal 6 Maret 1980 hingga 6 Maret 2026, kawasan konservasi ikonik ini telah menjadi benteng terakhir pelestarian badak jawa (Rhinoceros sondaicus) atau yang dikenal sebagai badak cula satu, spesies paling langka di dunia yang hanya tersisa di Ujung Kulon.
Dalam semangat peringatan bertema "HUT TNUK, Badak Cula Satu Selalu di Hati", Nusantara Media menegaskan komitmen untuk terus menjaga hubungan harmonis dengan Balai Taman Nasional Ujung Kulon. Dukungan media ini diarahkan agar program 5 Pagar (Pagar Sosial, Pagar Budaya, Pagar Kehidupan, Pagar Ekonomi, dan Pagar Pendidikan) dapat berjalan secara berkelanjutan.
Program 5 Pagar menjadi strategi utama untuk melindungi kawasan dari berbagai ancaman, termasuk kebakaran hutan di musim kering, potensi pelanggaran seperti perburuan liar atau illegal logging, serta gangguan aktivitas manusia. Melalui pendekatan ini, TNUK tidak hanya melindungi badak jawa dan biodiversitasnya, tetapi juga memberdayakan masyarakat sekitar agar hidup selaras dengan alam.
"Kami bangga bisa berkontribusi dalam menyebarkan informasi positif tentang upaya pelestarian TNUK. Tantangan seperti kebakaran hutan dan ancaman terhadap badak cula satu harus kita hadapi bersama melalui kolaborasi lintas sektor," ujar Aa perwakilan Nusantara Media.
TNUK tetap menjadi kebanggaan biodiversitas Indonesia sebagai salah satu taman nasional tertua (diresmikan 1980) dan situs Warisan Dunia UNESCO sejak 1992. Dengan populasi badak jawa yang terus dipantau dan dilindungi, kawasan ini menjadi simbol harapan pelestarian satwa langka bagi generasi mendatang.
Mari bersama-sama dukung TNUK lestari! Sukses selalu untuk Balai TNUK dan seluruh pejuang konservasi. Tetap di hati, badak cula satu selamanya!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!