Musim balap Formula 4 Italia yang penuh persaingan ketat akhirnya ditutup dengan sebuah drama menegangkan di Sirkuit Mugello, di mana Luka Sammalisto sukses mengamankan kemenangan ketiganya secara beruntun akhir pekan itu. Membela tim US Racing, pebalap muda berbakat tersebut menampilkan determinasi luar biasa di tengah guyuran hujan lebat yang mengguyur lintasan ikonik di Italia tersebut. Balapan penutup musim ini menyajikan pertarungan roda ke roda yang mendebarkan, dengan kondisi cuaca ekstrem yang memaksa seluruh peserta untuk bekerja ekstra keras demi mengendalikan kendaraan mereka di atas permukaan aspal yang basah dan licin.

Jalannya balapan langsung diwarnai oleh kondisi sulit sejak awal, memaksa race control untuk memulai lomba di belakang safety car demi keamanan para pebalap. Begitu bendera hijau dikibarkan setelah tiga putaran, pole-sitter Luka Sammalisto langsung mendapat tekanan hebat dari pesaing terdekatnya dari tim Jenzer Motorsport, yaitu Elia Weiss. Kedua pebalap ini dengan cepat mampu menciptakan jarak yang cukup signifikan dari rombongan di belakang mereka yang dihuni oleh David Cosma-Cristofor dari Prema, duo R-ace GP Kenzo Craigie serta Andy Consani, Ludovico Busso dari US Racing, hingga Christian Costoya yang harus bekerja keras menahan gempuran Augustus Toniolo dari Trident.

Namun, jalannya lomba kembali terganggu ketika safety car harus diturunkan lagi ke lintasan menyusul insiden yang melibatkan Oscar Repetto dan Dean Pedersen. Kedua pebalap tersebut terperangkap di area gravel setelah mengalami insiden bersama di atas lintasan yang basah. Selepas periode neutralisasi tersebut berakhir, Elia Weiss langsung menempel ketat di belakang girboks Luka Sammalisto saat balapan menyisakan waktu sekitar enam menit. Memasuki Tikungan 1, Elia Weiss sukses memanfaatkan momentum luar biasa untuk merebut pimpinan lomba setelah melakukan manuver menyalip yang sangat berani dari sisi luar.

- Advertisement -
Advertisement

Ketika balapan tampak akan dikuasai sepenuhnya oleh Elia Weiss, insiden kembali terjadi dan memicu kemunculan safety car ketiga kalinya menyusul senggolan antara dua pebalap US Racing, Ary Bansal dan Noah Killion. Tidak ingin membiarkan musim berakhir di belakang mobil keselamatan, pimpinan lomba memutuskan untuk menarik masuk safety car demi menyajikan pertarungan satu putaran penentu hingga garis finis. Momen krusial ini dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para pesaing terdepan yang harus berjuang menembus tebalnya semprotan air dari ban mobil di depan mereka.

Baca Juga Tribute Unik TekworkX Motorsport untuk Penyintas Aneurisma Otak

Memasuki tikungan terakhir di lap penyuwunan tersebut, Elia Weiss memimpin jalannya lomba namun sedikit melebar saat mencoba mengambil traksi optimal di sudut luar tikungan Bucine. Celah sempit tersebut langsung dimanfaatkan secara sempurna oleh Luka Sammalisto yang mengambil garis lebih dalam dan tajam untuk mendapatkan daya dorong maksimal keluar tikungan. Hasilnya, Luka Sammalisto berhasil menyalip di detik-detik terakhir dan menyentuh garis finis dengan keunggulan tipis 0,110 detik saja, sekaligus mencatatkan kemenangan ke-12 sepanjang musim kompetisi F4 Italia ini.