George Russell menilai Lando Norris selalu tampil istimewa di sirkuit dengan tikungan panjang dan degradasi ban tinggi. Karena itu, pembalap Mercedes itu mengaku tak kaget melihat rivalnya tersebut meraih kemenangan beruntun di Hungaria dan Belanda.

Norris, yang kini menjadi juara bertahan Formula 1, sukses mengunci pole position dan kemenangan di Hungaroring serta Zandvoort sebelum dan sesudah libur musim panas. Performa impresif itu tak lepas dari paket upgrade besar yang dibawa McLaren.

Namun Russell punya pandangan berbeda. Menurutnya, Norris memang pembalap yang selalu kuat di trek seperti Hungaroring dan Zandvoort karena karakteristiknya mirip: tikungan panjang dan tingkat degradasi ban yang tinggi. “Saya tidak berpikir ini kejutan besar bagi kami, melihat betapa kompetitifnya Lando akhir pekan ini, mengingat dia menang di Budapest,” ujar Russell usai finis ketiga di GP Belanda.

- Advertisement -
Advertisement

“Ini sirkuit yang sangat mirip dengan tikungan panjang, degradasi ban tinggi, dengan strategi dua pit stop. Ada banyak kesamaan antara kedua sirkuit. Saya pikir ini mungkin akan berlanjut untuk dua atau tiga balapan ke depan sampai kami mulai membawa lebih banyak perkembangan ke mobil, dan semoga pesaing kami tidak melakukannya,” tambahnya.

Monza: Ujian Berbeda untuk McLaren

Seri berikutnya adalah Monza, yang meskipun memiliki beberapa tikungan panjang, lebih didominasi oleh trek lurus, zona pengereman keras, dan chicanes kecepatan rendah. Isu manajemen energi baterai dan pengereman regeneratif F1 diprediksi akan menjadi sorotan utama di sana.

Baca Juga Piastri Ungkap Blunder Tikungan 14 di Belgian GP 2025, Norris Curi Pole!

Russell optimistis Mercedes akan tampil lebih kompetitif di Italia, mengacu pada performa solid tim di Shanghai, Montreal, dan Silverstone tahun ini. “Saya pikir kami akan sedikit lebih kompetitif di sana,” katanya. “Namun, saya percaya Ferrari punya upgrade mesin yang akan datang, dan kenyataannya kita tidak tahu.”

“Tapi saya percaya sirkuit dengan degradasi tinggi ini sangat cocok untuk McLaren, terutama Lando. Dia selalu spesialis dalam kondisi seperti itu. Kami juga melihatnya tahun lalu. Monza mungkin sedikit berbeda, tapi saya pikir mereka adalah tim yang harus dikalahkan saat ini,” pungkas Russell.

Rekan setim Russell, Kimi Antonelli, dipastikan akan menjalani penalti start dari posisi belakang di balapan kandangnya di Monza akibat penggantian unit tenaga Mercedes secara penuh.